Detak Papua
NEWS TICKER

SUB PB PON XX PAPUA 2021 KLASTER KABUPATEN JAYAPURA’ PASTIKAN TIDAK ADA NASI KOTAK BASI

Selasa, 28 September 2021 | 5:05 pm
Reporter: Daniel eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 128

Insert : Wakil Ketua II (dua) Sub PB PON XX Papua 2021, Pdt. Albert Yoku, S.Th., saat ditemuin diruang kerjanya. (daniel).

 

Sentani – Jayapura | DetakPapua.com,|| Wakil Ketua Umum (Waketum) II Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Pdt. Alberth Yoku, S.Th, memastikan selama pelaksanaan PON XX Papua 2021, tidak ada makanan basi.

Polemik nasi kotak basi yang beredar pada penyelenggaraan PON XX Papua 2021 saat para atlet sepatu roda melakukan tes lintasan PON XX dan juga adanya keluhan soal makanan oleh pelatih tim softball DKI Jakarta di akun instagram miliknya @donnykesumaofficial yang mengeluhkan nasi kotak basi, ditangapi Wakil ketua Umum II Sub PB PON Klaster Kabupaten Jayapura.

” Usai melakukan virtual meeting terkait Rakor Penyelenggaraan PON XX Papua 2021 dengan pihak Kementerian/Lembaga, Senin (27/9/2021) Alberth Yoku menegaskan persoalan nasi kotak basi yang beredar pada penyelenggaraan PON XX, itu dipastikan tidak akan terjadi di Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura” ucap Yoku.

Untuk Penyediaan konsumsi pihak Sub PB PON XX Klaster Kabupaten Jayapura telah bekerjasama dengan PT Pangansari Utama. Dalam hal penyedaan konsumsi berupa nasi kotak bagi kontingen PON XX, baik atlet, official dan juga Sumber Daya pendukung lainnya.

Alberth Yoku yang juga selaku Ketua FKUB Kabupaten Jayapura mengatakan, penyediaan konsumsi pada pelaksanaan kegiatan PON XX 2021 di Klaster Kabupaten Jayapura itu sudah dilakukan sejak 18 September lalu, selain itu penyediaan dapur umum juga yang sampai saat ini disiapkan oleh PB PON XX Papua belum juga rampung.

“Sampai saat ini kalau mau diketahui belum adanya pergeseran dana bagi pembiayaan bidang III kesehatan, konsumsi, akomodasi dan transportasi belum juga disetor ke panitia penyelenggara. Sehingga dalam persiapannya dilakukan secara mandiri oleh vendor dan hanya dalam waktu 13 hari saja sebelum pembukaan pelaksanaan PON XX. Jadi, vendor mempersiapkannya terlebih dahulu,” ujarnya, ketika dikonfirmasi di Media Center Kominfo PON XX Klaster Kabupaten Jayapura, Grand Allison Hotel, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Selain itu, dirinya menambahkan, pihaknya juga melibatkan penyediaan dapur lokal yang memenuhi persyaratan sertifikasi Kesehatan dan BPOM, untuk menyediakan kurang lebih 12 ribu konsumsi bagi atlet, official dan seluruh Sumber Daya pendukung.

Sementara berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan media ini, bahwa polemik konsumsi nasi kotak ini juga sempat terjadi di Klaster Kabupaten Jayapura, baik itu nasi kotak yang basi dan yang terlambat diantar, bahkan menunya setiap hari pun sama dan hal ini terjadi dua kali berturut-turut. Kemudian selain persoalan nasi kotak yang lambat datang, juga rasa dari nasi kotak yang beredar itu rasanya hambar, walaupun sudah sering di komplain. Namun ini tetap masih terjadi, sehingga kebanyakan para tamu berinisiatif membeli makanan dari luar karena tidak bisa menunda makan (daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer