Detak Papua
NEWS TICKER

PERINGATAN 2 TAHUN BANJIR BANDANG, YANTO ELUAY, “PENANAMAN POHON DAN SOSIALISASI PERAMBAHAN HUTAN PENTING”!

Wednesday, 17 March 2021 | 2:00 am
Reporter: Daniel Eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 35
Ondofolo Kampung Sereh Yanto Eluay, saat memberikan keterangan pers di Pendopo atau Rumah Adat Kampung Sereh, (df.dani).

 

DETAKPAPUA.COM  – Peringatan terjadinya banjir bandang tanggal 16 Maret 2019 silam, Kami Masyarakat di Kabupaten Jayapura khususnya di Sentani berharap agar setiap kegiatan  yang dilakukan harus ada asas manfaat bagi masyarakat lokal.

Hal tersebut disampaikan Yanto eluay Selaku Tokoh Adat sekaligus juga tokoh Masyarakat. Sebagai seorang ondofolo (kepala suku) ia menyampaikan himbauan ini kepada semua pihak baik pihak Pemerintah, TNI-POLRI, pihak swasta dan juga semua pelaku ekonomi yang ada di wilayah Kabupaten Jayapura, khususnya yang hidup di bawah kaki Gunung cyclop. Pesan yang disampaikan oleh Yanto eluay sebagai kepala Suku sangat sederhana tetapi memiliki makna yang sangat dalam,khususnya terkait peringatan 2 tahun bencana banjir.

Salah satu statemen yang dilontarkan adalah Ondoafi Eluay adalah terkait bencana banjir yang sudah menjadi ancaman permanen bagi warga yang hidup di bawah kaki Gunung Cyclop. Oleh karena itu ia berharap agar bersama – sama, pemerintah,TNI,POLRI dan masyarakat untuk peduli bagaimana supaya  bisa meminimalisir dampak dari pada bencana banjir ini

 Ondofolo Kampung Sereh Yanto Eluay, ketika ditemui di pendopo Sereh, mengatakan, gerakan yang perlu dilakukan yaitu dengan menata kembali cagar alam hutan penyangga, dimana pohon adalah satu-satunya alat alami pengendali banjir.

Oleh sebab itu maka hal yang perlu dilakukan adalah aksi penanaman pohon sebagai upaya pengendalian terhadap luapan air ketika terjadi banjir.

“Pohon merupakan salah satu alat yang dapat mengatur dapat mengendalikan air, oleh sebab itu marilah kita sama – sama dengan masyarakat seluruh komponen ia bersama Pemerintah TNI-Polri di Kemiri, di Sosial kita sama-sama melakukan aksi penanaman Pohon saya rasa itu lebih baik dan lebih bermanfaat daripada kita memperingati terjadinya banjir bandang dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, Karena Banjir 2 tahun lalu itu memakan korban cukup banyak di Kabupaten Jayapura, khususnya di Sentani “ucap Yanto yang juga Ketua Partai Golkar Kabupaten Jayapura.

Ditambahkannya, Selain melakukan aksi penanaman pohon di Kabupaten Jayapura khususnya di kawasan kota Sentani kita juga harus  memberikan sosialisasi kepada saudara kita yang masih membuka lahan perkebunan agar berhenti melakukan penebangan-penebangan pohon di sekitar hutan penyangga.

Semua masyarakat adat dan Saya sebagai pemilik wilayah gunung Cyclop mengajak semua pihak baik Pemerintah, TNI-Polri dan stekholder lainnya mari kita merawat hutan dan melestarikannya dengan melakukan penanaman pohon, serta saya menghimbau kepada semua pihak, agar perlu adanya  sosialisasi tentang perlindungan hutan Cyclops bagi keberlangsungan hidup semua masyarakat dibawah kaki gunung cyclop.

Redaksi ; Eluay

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer