Detak Papua
NEWS TICKER

PEMKAB JAYAPURA AKAN BENAHI PASAR LAMA

Senin, 4 Oktober 2021 | 11:03 pm
Reporter: Daniel eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 152

 

Insert: Foto bersama Kepala Dinas Perindakop Theopilus H Tegai bersama Pemilik Hak Ulayat Maurids Felle dan beberapa warga sekitar didepan bangunan los pasar bagi mama – mama Papua, (daniel).

 

Sentani – Jayapura | DetakPapua.com.|| Penertiban bagi pedagang asli Papua khususnya penjualan ikan danau, sayur, ubi – ubian dan sagu, mulai diseriusi Pemerintah Kabupaten Jayapura, melalui Dinas Peringdakop.

Lokasi eks pasar lama Sentani merupakam salah satu lokasi yang memiliki tingkat kemacetan sangat tinggi. Ini diakibatkan adanya pedagang yang menjual barang dagangannya sampai ke badan jalan. Ironisnya Kondisi ini sudah berlangsung bertahun – tahun lamanya.  Tingkat kemacetan di areal ini tak terbilang lagi. Bahkan  paling sering terjadi ketika waktu beranjak sore hari kea rah pukul 16.00 sampai denbgan – 18.00.

Hal ini menjadi perhatian serius bagi para pemilik hak ulayat dilokasi eks pasar lama Sentani dan Pemerintah Kabupaten Jayapura terutama Dinas Perindakop.

Menurut Pemilik hak ulayat. Maurids Felle, berkaitan dengan pelaksanaan PON XX ini, banyak atlit yang nginap di hotel – hotel di daerah eks pasar lama Sentani, dan kemacetan didaerah pasar masih saja terus terjadi akibat jualan pedagang mama – mama Papua yang tidak tertata dengan baik.

“Pedagang mama – mama Papua ini harus diberikan ruang untuk bisa berjualan didalam lokasi pasar lama, sehingga jalan raya pasar lama ini bisa digunakan dengan lelulasa dan atlit bisa beraktifitas dengan lancar,” kata Maurits.

Ia, juga menambahkan, Jika Pemerintah mau dan bersedia lokasi dalam pasar lama ini tidak hanya digunakan untuk kepentingan PON XX, maka kita bisa atur dan diskusi bersama untuk pengelolaan lokasi tersebut kedepan, agar semua pedagang mama – mama Papua bisa berjualan didalam.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindakop. Theopilus H Tegai., mengatakan, apa yang sedang dilakukan atau dikerjakan ini sesuai dengan petunjuk dan arahan Bapak Bupati Jayapura beberapa waktu lalu untuk menata kembali lahan pasar lama dan menyediakan tempat yang layak bagi pedagang mama – mama Papua bisa berjualan didalam.

“Lahan pasar lama yang digunakan selama ini ter-abaikan dan menjadi tempat kumuh dan dimanfaatkan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Jadi Kami berterima kasih kepada pihak adat dan Bupati yang telah memberikan arahan dan kedepan sudah bisa ditata menjadi lebih bagus,” ucap Theopilus.

Tegai, juga menambahkan, untuk lebih memberikan tempat yang mudah dilihat oleh orang, maka beberapa warung dan kios menggunakan dinding senk, diharapkan agar segera membongkar warungnya dan dipindahkan ke bagian belakang los pasar yang telah disediakan.

“Sementara ini los pasar yang disediakan baru 1, kedepan akan ditambahkan lagi dengan melihat jumlah pedagang mama-mama Papua,” tutup Tegai, (daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer