Detak Papua
NEWS TICKER

BUPATI JAYAPURA : TIDAK BOLEH ADA GERAKAN TAMBAHAN MENDEKATI ACARA PEMBUKAAN PON XX

Selasa, 28 September 2021 | 5:47 pm
Reporter: Daniel eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 260

Insert: Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, saat berkunjung ke Kampung Yoboi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu,(humasbupjpr).

 

Sentani – Jayapura | DetakPapua.com||Tinggal beberapa hari kedepan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan dibuka secara resmi di Stadion Utama Lukas Enembe, Kampung Harapan Distrik Sentani, Kabupaten jayapura.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menegaskan kepada semua pihak untuk tetap menjaga keamanan dan kemanan di lingkungan masing-masing. Termasuk tidak membuat kegaduhan dimuka umum atau ditempat-tempat penyelenggara iven PON XX.

“ Tidak boleh ada yang bikin gerekan tambahan lagi , demo dan ribut-ribut didepan umum. Pihak kemanan harus bertindak tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku,” tegas Bupati Awoitauw yang juga sebagai Ketua Umum Sub PB PON Kabupaten jayapura di Sentani. Selasa ( 28/9/2021).

Bupati mengatakan, sebagai tuan rumah yang baik seharusnya menunjukan hal-hal yang baik, ramah dan siap melayani semua tamu yang datang ke Daerah ini. Bukan sebaliknya, hal-hal seperti ini yang perlu diperhatikan secara serius oleh kita semua. Sebagai masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya.

Menurutnya, semua komponen masyarakat adat di Kabupaten Jayapura, secara kusus di Sentani sudah menyatakan sikap dan sepakat untuk menjaga kantibmas dengan baik dan siap mensukseskan penyelenggaraan PON XX di Kabupaten Jayapura. Ondofolo dari Sentani Timur hingga Barat telah menyatakan sikap mereka.

“ Kalau tokoh adat sudah siap untuk sukseskan penyelanggaraan iven nasional ini, maka yang dibawahnya sebagai masyarakat harus ikut dengan pemimpinnya. Jangan bikin gerakan tambahan lagi, pihak kemanan sudah kami perintahkan untuk mengamankan dan menindak langsung sesuai prosedur hukum apabila ada yang mencoba mengganggu semua proses persiapan maupun pelaksanaan PON XX di kabupaten jayapura,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya meminta kesadaran semua masyarakat, stekholder, dan komponen kerukunan masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura, termasuk pihak Agama, Perempuan, Pemuda, dan Tokoh Masyarakat untuk bersama-sama menjaga kantibmas serta turut mensukseskan iven empat tahunan ini.

“ Setiap hari menjelang pembukaan PON XX ada tamu yang datang ke temapat ini. Keamanan, ketertiban serta kenyamanan sudah menjadi tanggung jawab bersama yang harus di jaga. Tunjukan kepada dunia luar bahwa kita juga mampu menyelenggarakan iven nasional ini,” jelasnya. Selanjutnya dihubungi terpisah, Ketua Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Origenes Kaway., mengatakan, semua masyarakat adat dibawah naungan Dewan adat Suku ( DAS) Sentani memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan PON XX di Kabupaten Jayapura. Akan tetapi, ketika ada riak-riak kecil ditingkat bawah oleh masyarakat, perlu juga diberikan perhatian serius oleh pihak Pemerintah Daerah maupun penyelenggara.

“ Suatu kebanggan bagi seluruh masyarakat adat, bahwa iven sekelas PON XX ini bisa berlangsung di tanah kami. Tidak ada kata nanti, tidak bisa, bahkan belum siap dari semua masyarakat di daerah ini. Tamu-tamu dari seluruh indonesia sudah datang, saatnya kita melayani mereka,”tutup Kaway. (daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer