Detak Papua
NEWS TICKER

BERANTAS PEREDARAN MIRAS POLISI BERHASIL AMANKAN PELAKU PENJUAL MIRAS DI BTN ORIGIN KEHIRAN

Rabu, 29 September 2021 | 6:11 am
Reporter: Daniel eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 115

Insert :Satuan Polres Jayapura saat foto bersama Pelaku Penjualan Miras dan barang bukti hasil sitaan (humaspolda).

 

Sentani – Jayapura | DetakPapua.com.|| Anggota Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang pelaku bernama Hasan (31) di Kompleks Origin Kampung Kehiran Sentani Kabupaten Jayapura atas kasus penjualan Miras.

Setelah  mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada masyarakat yang melakukan penimbunan atau penjualan Minuman Keras (Miras) di Kompleks Origin Kampung Kehiran Sentani Kabupaten Jayapura, satuan Polres langsung ambil alih dengan meangamankan pelaku dan barang bukti.

Kronologinya ketika mendapati informasi tentang penjualan Miras ini, personel Polres melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap Rumah yang dicurigai tersebut. Setelah melakukan penggeledahan didapati barang bukti beberapa Minuman Keras berbagai merek diantaranya 2 (dua) karton berisi 24 (dua puluh empat) botol Miras jenis whisky Robinson, 66 karton berisi 792 (tujuh ratus sembilan puluh dua) botol Miras jenis anggur merah,  dan 16 karton berisi 768 botol Miras jenis vodka.

Saat ini tersangka dan barang bukti sudah di amankan ke Mapolres Jayapura guna diproses lebih lanjut. Sementara itu identitassaksi penjualan Miras ini yakni Ahmad Risaldi (25) warga BTN Origin Koya Timur. Sementara  Identitas Pelaku diketahui bernama Hasan (31), laki-laki, warga BTN Origin Kampung Kehiran Sentani Kabupaten Jayapura.

Usai melakukan penangkapan dan mengamankan pelaku, saat ini kasus tersebut tengah di tangani oleh Sat Resnarkoba Plores Jayapura. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH dalam kesempatan ini menyampaikan saat ini pelaku telah berada di Mapolres Jayapura guna proses hukum lebih lanjut.

Atas perkaranya tersangka Hasan (31), dikenakan Pasal 204  ayat 2 KUHP untuk menindak penjual minuman keras (Miras) dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara.(daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer