Arsip Kategori: Politik

USIA KE 74 TAHUN BUPATI DR. YUNI WENDA TERIMA PENGHARGAAN BEST FIGURE VISIONER REGENT 2022 DI BALI

SIARAN PERS

Kuta-Bali (24 Juni 2022) Majalah Nasional The One Magazine bekerja sama dengan Grand Inna Hotel Kuta dan INews TV Bali memberikan Piagam Penghargaan kepada para kepala daerah/pemerintah, Legislatif, Profesional dan BUMN yang dinilai telah memiliki kepemimpinan dan kinerja baik serta menginspirasi publik pasca pandemi Covid-19 dalam berbagai sektor secara nasional. Pada acara yang bertajuk Nusantara Golden Award 2022 dengan tema Indonesia Inspiring Figure digelar di Hotel Grand Inna Kuta, Bali (24/6) Pkl. 20.00 Wit disambut langsung, manajemen hotel yaitu GM Hotel Grand Inna Kuta-Bali.

Night Dinner diawali dengan sejumlah tarian khas bali diantaranya tari topeng dan tari sekar yang menghibur hadirin. Selain itu dipaparkan sejumlah, nominasi penerima penghargaan dari tokoh dan figur dari seluruh pelosok nusantara.

Dalam sambutannya, Pimpinan Redaksi The One Magazine Bimo Sudibyo mengatakan bahwa pemberian pengahargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara secara khusus kepada masayarakat di daerah masing-masing.

“Kepada para penerima penghargaan, perkenankan kami menyampaikan rasa bangga dan hormat disertai ucapan terima kasih atas pengabdian, prestasi dan karya dalam pembangunan di segala bidang yang telah diukir dan memberi perubahan dan manfaat kepada bangsa dan negara ini,” ucapnya

Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos S.IP, MM salah Kepala daerah yang menjadi nominasi dan menerima penghargaan tingkat nasional dalam kategori The Best Government dari 9 (sembilan) Kepala Daerah yang menerima penghargaan. Penyelenggara menilai hal ini sebagai kepala daerah yang mampu menjaga daerahnya tetap dalam zona hijau dari terpaan pandemi Covid-19.

Selain kategori The Best Government untuk 9 kepala daerah, juga diumumkan penerima penghargaan pada kategori lainnya, yakni 6 orang untuk kategori The Best Legislatif dan 7 orang dari berbagai latar belakang di kategori The Best Figure.

Hadir mewakili Bupati Puncak Jaya, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Puncak Jaya Akbar Fitrianto, SSTP naik ke atas panggung menerima piagam penghargaan dan trophy dari Pimpinan Redaksi One Magazine atas nama Bupati. Selain itu hadir pula Bupati Wajo yang diwakili Kepala Dinas Kominfo juga ikut menerima penghargaan yang serupa.

Dalam penetapan penerima penghargaan berdasarkan penilaian setelah majalah nasional The One Magazine melakukan pengumpulan data, kunjungan ke daerah peserta, wawancara masyarakat dan pihak – pihak terkait serta kriteria lainnya.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Puncak Jaya. Akbar menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh penyelenggara. “Saya mewakili Bapak Bupati Dr. Yuni Wonda yang saat ini sedang mengikuti agenda penting dan mendesak di Jakarta. Atas Nama Bapak Bupati, Jajaran Pemda dan masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih luar biasa atas penghargaan yang diberikan penyelenggara kepada beliau.” ujarnya.

Hal yang sama dikemukakan Kabag, bahwa Bupati Puncak Jaya dua hari lalu memperingati ulang tahun ke 47 Tahun. Ia berharap reward ini menjadi hadiah berkesan atas segala pencapaian Bupati Puncak Jaya.

Ia berharap bahwa dengan penghargaan ini, menjadi entri poin agar publik nasional akan lebih mengenal Puncak Jaya dengan prestasi bukan stigma negatif yang selama ini muncul bagi daerah pedalaman Papua.

Dijelaskan lebih jauh kunci keberhasilan Dr. Yuni Wonda mendapatkan penghargaan dikarenakan Pemda Puncak Jaya bersama stakeholder (TNI, Polri, Pemuka Agama) merupakan Kabupaten pertama yang melakukan lockdown ketika Wabah Pandemi bermula. Kemudian berlanjut mempertahankan status Zona Hijau konsisten.

Selain itu Bupati berhasil membawa Puncak Jaya mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta sukses membawa Puncak Jaya dalam situasi yang aman dan terkandali 95% melalui pendekatan humanis.

Dengan adanya perhargaan ini, dirinya berharap bertambah lagi prestasi yang ditorehkan Bupati Puncak Jaya dalam memimpin daerahnya, hal ini merupakan sejarah baru yang belum pernah ada sebelumnya. Ditambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari partisipasi dan kontribusi semua pihak baik TNI, Polri, Tokoh adat, tokoh agama, ormas dan segenap Masyarakat Puncak Jaya untuk menuju Puncak Jaya yang sesuai Visi Misi Bupati yakni Amanah (Aman, Mandiri dan Sejahtera).

Sejumlah mahasiswa Asal Puncak Jaya yang melakukan studi di Jawa dan Bali juga turut hadir mengikuti Acara Night Dinner kepada perwakilan tokoh dan figur berpengaruh tersebut.

DAFTAR CALON KETUA KONI PAPUA, 15 KONIDA DUKUNG KENIUS KOGOYA

Jayapura Detak Papua.Com|| Didukung 15 KONI Daerah dan 24 cabang olah raga, Sekertaris umum KONI Provinsi Papua Kenius Kogoya secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Papua Selasa 1 Juni 2022.

Bertempat di sekertariat pendaftaran tim pemenangan Kenius Kogoya menyerahkan seluruh berkas  administrasi yang menjadi pesyaratan kepada tim penjaringan dan penyaringan calon ketua umum KONI Papua masa bakti 2021-2025.

Dengan kelengkapan persyaratan Ketua tim pemenangan Buce hukunala sangat yakin kenius Kogoya akan terpilih menjadi ketua umum KONI Papua.

Setelah tim pemenangan Kenius Kogoya tidak ada yang mendaftarkan diri. Tepat pukul 17.00 WIT pendaftaran dan penjaringan bakal calon ketua umum KONI Papua akhirnya ditutup.(Jo)

BUPATI JAYAPURA : Daerah Otonomi Baru Solusi Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua & Papua Barat “

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Presiden Joko Widodo menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 20 Mei 2022.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili rombongan mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pertemuan dengan Presiden Jokowi yang membahas soal daerah otonomi baru (DOB) di Papua.

“Pertama kami sampaikan apresiasi dan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, atas permintaan kami untuk audiensi hari ini diterima dengan baik oleh Bapak Presiden untuk mengklarifikasi mengenai simpang siurnya informasi mengenai penerapan pelaksanaan Undang-Undang No. 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan di dalamnya adalah daerah otonomi baru, khusus untuk di Provinsi Papua, ada DOB Papua Selatan, Papua Pegunungan Tengah, dan Papua Tengah,” ungkapnya.

Mathius melanjutkan, rencana pembentukan daerah otonomi baru tersebut merupakan aspirasi murni warga Papua yang telah diperjuangkan sejak lama. Papua Selatan misalnya, disebutnya telah diperjuangkan selama 20 tahun.

“Jadi ini bukan hal yang baru muncul tiba-tiba. Tapi ini adalah aspirasi murni, baik dari Papua Selatan maupun Tabi, Saereri, juga La Pago dan Mee Pago,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mathius menjelaskan bahwa aspirasi yang didorong berdasarkan pada wilayah adat, bukan berdasarkan demonstrasi di jalan. Menurutnya, masyarakat Papua berharap bagaimana DOB ke depan itu bisa menjadi harapan mereka untuk mempercepat kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

Menurut Mathius, Undang-Undang Otonomi Khusus itu mengikat semua masyarakat di seluruh tanah Papua sehingga ada kepastian hukum untuk mengelola ruang-ruang yang dimiliki oleh masyarakat adat berdasarkan tujuh wilayah adat di tanah Papua.

“Kita butuh itu kepastian. Karena itu, kalau pemekaran itu, itu masalah administrasi pemerintahan, tapi ke Papua itu diikat dengan Undang-Undang Otsus. Persoalan kita adalah implementasinya, harus konsisten baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, pemerintah daerah. Di situ persoalannya sebenarnya,” ujarnya.

Undang-Undang Otsus juga akan memberikan kepastian hukum terhadap ruang kelola hak-hak pemetaan wilayah adat. Dengan adanya kepastian hukum tersebut, diharapkan bisa menyelesaikan persoalan lahan di Papua.

“Konflik Papua sebenarnya masalah lahan, karena itu perlu ada kepastian di sini dan dia bisa menyelesaikan, mengurangi persoalan-persoalan di Papua, dan kepastiannya hanya melalui Undang-Undang Otsus,” imbuhnya.

Selain itu, Mathius melanjutkan, daerah otonomi baru juga akan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat karena tantangan utama adalah kondisi geografis.

“Berapapun dananya diturunkan dalam Otsus, tapi kalau geografis yang sulit, seperti yang ada sekarang, itu tetap akan mengalami hambatan-hambatan luar biasa. Karena itu daerah otonomi baru adalah solusi untuk bisa mempercepat kesejahteraan Papua dan Papua Barat,” jelasnya.(Daniel)   

GUBERNUR PAPUA LUKAS ENEMBE PERTANYAKAN SERBUAN HOAX PADA DIRINYA

*Juru Bicara Gubernur Papua, M.Rifai Darus,SH.,MH ketika Jumpa Pers bersama Awak Media

Jakarta-detakpapua.com.|| Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe mempertanyakan serbuan hoax yang membabi buta yang ditujukan kepada dirinya, baik selaku Kepala Daerah maupun sebagai Warga Negara Indonesia seakan tidak pernah musnah. Hoax terhadap Gubernur Papua kian hari terus ber-eskalasi dan cenderung subversif.

Dalam jumpa perss yang dilaksanakan di The Hotel Sultan Jakarta ini disampaikan oleh Juru Bicara Gubernur Lukas enembe  “Perlu diinformasikan bahwa hoax yang beredar hari ini adalah mengenai “Gubernur Papua dideportasi oleh Singapura.”

Juru bicara Lukas Enembe, Muhammad Rifai Darus,dalam membcakan  Press release menyampaikan bahwa informasi tentang Gubernur Lukas enembe di Deportasi oaleh Singapura sama sekali tidak benar atau berita bohong. Menurut Jubir Gubernur Papua dalam membacakan press release tersebut, mereka (kelompok pembuat dan penyebar hoax) menggunakan teknik imposter content (konten tiruan) dan fabricated content (konten palsu) dalam memproduksi konten hoax tersebut. Rifai Darus menyatakan; Kami menemukan bahwa berita yang tersebar menggunakan “screen capture” atau tangkapan layar (bukan berupa link/tautan sebuah website). Konten gambar tersebut memuat berita yang dipublikasikan oleh (seolah-olah) media Detiknews.com dan bahkan sampai memanipulasi tampilan laman website resmi Kementerian Dalam Negeri Singapura.

Pernyataan berikutnya yang disampaikan dalam press release ini, berdasarkan hasil penelusuran yang kami lakukan, kedua gambar yang disebar secara masif tersebut merupakan hasil edit yang ditujukan untuk mengelabui para pembaca melalui pencantuman logo dan konten dari salah satu media nasional yang besar dan juga mengimitasi laman website Kementerian Dalam Negeri Singapura. Oleh sebab itu, kami meminta agar masyarakat dapat bijak apabila menerima kiriman pesan seperti itu.

Selanjutnya Gubernur Lukas Enembe berujar bahwa tindakan pelaku pembuat dan penyebar hoax ini tampaknya terlalu arogan dan sudah diluar nalar. Perbuatan yang mereka lakukan dengan membawa “Kementerian Dalam Negeri Singapura” dalam pusaran konten hoax tentu akan membuat malu bangsa kita di mata pergaulan regional ASEAN.

Gubernur memohon kepada aparat penegak hukum untuk dapat bergerak dengan cepat dalam menemukan kelompok subversif ini. Mereka sudah secara nyata merusak nama baik Negara Indonesia, Provinsi Papua dan Kepala Daerah Provinsi Papua serta merendahkan martabat seseorang dan membohongi pikiran banyak orang.

Lebih lanjut dalam press release ini disampaikan kondisi penyebaran hoax seperti ini tentunya menghadirkan paranoid bagi banyak pihak, sebab jika pejabat negara atau pejabat daerah saja dapat dengan mudah dirusak reputasinya dengan berita hoax, lantas bagaimana negara dapat melindungi rakyat secara umum?

Diakhir pernyataan melalui press release ini disampaikan, apabila kelompok pembuat dan penyebar hoax tidak segera ditindak, tidak hanya stabilitas politik yang terganggu melainkan peradaban suatu bangsa mungkin saja menjadi terhambat dan akan selalu jalan ditempat (Roy)

 

 

 

 

POLRES KEPULAUAN YAPEN GELAR PRESS CONFERENCE KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA JENIS GANJA

Sejumlah Barang bukti di tunjukan usay Press Conference

Jayapura. Papua. Detakpapua.com,|| Polres Kepulauan Yapen yang dipimpin Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.H., S.I.K menggelar press conference kasus penjualan dan atau kepemilikan narkotika jenis ganja bertempat di depan ruang kantor Bag Ops Polres Kepulauan Yapen, Rabu (18/05).

Kapolres Kepulauan Yapen pada kesempatannya mengatakan penangkapan pelaku yang dilakukan pada hari Rabu (11/05) lalu yang bertempat di jembatan panjang kampung Menawi kecamatan Angkaisera, Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Penangkapan tersebut berawal dari anggota Sat Resnarkoba Polres Kepulauan Yapen yang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya transaksi jual beli narkoba jenis Ganja, sehingga anggota Sat Resnarkoba langsung pergi ke TKP untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku,” ucap Kapolres.

Lanjut Kapolres, dimna masyarakat tersebut melihat pelaku berinisial KWR yang sedang mengantarkan narkotika jenis ganja ke TKP dengan menggunakan Longboat bersama istri dan anaknya, setelah pelaku tiba di TKP masyarakat melihat pelaku diberi uang yang berjumlah Rp. 1.000.000,-.

“Ketika pelaku mencoba memberikan 2 bungkus plastik bening sedang berisikan Narkotika jenis ganja, pelaku KWR langsung disergap dengan cara salah satu anggota Sat Resnarkoba melompat masuk kedalam Longboat dan memeluk tersangka,” ujarnya.

Lebih lanjut, saat dilakukan penangkapan pelaku sempat memberikan perlawanan yang bermaksud untuk melarikan diri sehingga salah satu anggota Resnarkoba juga melompat masuk ke dalam Longboat untuk membantu rekannya yang sedang bergulat dengan tersangka tetapi Longboat tersebut terbalik dan membuat pelaku melarikan diri dengan cara berenang.

“Saat pelaku berusaha berenang untuk melarikan diri tetapi pelaku berhasil ditangkap dengan cara anggota menggunakan perahu untuk mengejar pelaku dan menangkapnya, dari hasil penangkapan berhasil ditemukan 2 bungkus plastik bening berukuran sedang berisi Narkotika jenis Ganja,” ungkap AKBP Indra Fahmi.

Selanjutnya pelaku di interogasi dan dari pengakuan istri pelaku bahwa dirumah pelaku KWR yang berada di Ambai II masih tersimpan narkotika jenis Ganja sehingga anggota bersama istri pelaku langsung bergerak ke rumah tersebut.

“Sesampainya dirumah pelaku anggota melakukan penggeledahan dan ditemukan kantong plastik berukuran besar yang berisikan 1 bungkus plastik bening berukuran besar berisikan narkotika jenis ganja, 2 bungkus rokok Surya yang kosong dan 1 pak plastik bening berukuran besar, 1 kotak warna hijau yang didalamnya terdapat narkotika jenis ganja serta 1 pak plastik bening berukuran sedang,” pungkas Kapolres.

Dari hasil penangkapan berhasil diamankan barang bukti berupa 1 bungkus Plastik bening berukuran sedang berisikan narkotika jenis ganja seberat 17,4 gram, 1 bungkus plastik bening berukuran sedang berisikan narkotika jenis ganja seberat 14 gram, 1 bungkus plastik bening berukuran besar berisikan narkotika jenis ganja seberat 623,2 gram, 1 buah kotak warna hijau berisikan narkotika jenis ganja seberat 3,8 gram, 2 bungkus rokok Surya, 1 pak plastik bening berukuran besar, 1 pak plastik bening berukuran kecil dan 1 buah kantong plastik berwarna hitam.

“Akibat perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tandas Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Indra Fahmi. (Daniel)

60 KENDARAAN KEMBALI TERJARING TIM PEMBURU SATLANTAS POLRES JAYAPURA

*Salah satu pengemudi motor yang tidak gunakan helm, akhirnya ditahan Sat Lantas (Tim Pemburu) Polres Jayapura.

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura kembali mengamankan 60 Kendaraan roda 2 (dua) saat melaksanakan patroli di seputaran jalan raya Sentani Kab. Jayapura. Rabu, 18/05 sore.

Menjadikan kawasan tertib berlalu lintas di Kota Sentani  Patroli dengan sasaran pengendara roda 2 (dua) yang melanggar aturan lalu lintas kembali dilaksanakan tim pemburu unit turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura yang dipimpin Aipda Irwan Jayadi Kusmara bersama 9 personilnya.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Lantas Iptu Baharudin Buton, SH mengatakan pihaknya tetap konsisten untuk menjadikan kota Sentani sebagai kawasan tertib berlalu lintas “kembali patroli yang dilaksanakan berhasil menjaring 60 pengendara roda 2 (dua) yang melanggar, bervariasi pelanggarannya, diantaranya tidak menggunakan helm, menggunakan knalpot racing dan pelanggaran – pelanggaran yang lain,” katanya.

Lanjut Kasat Lantas, “60 roda dua yang terjaring 38 sudah kami berikan sangsi berupa tilang, sedangkan 22 kendaraan lagi masih menunggu pemiliknya, patroli ini dilaksanakan semata-mata untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, karena kecelakaan berawal dari pelanggaran pengendara itu sendiri, dihimbau kepada pengendara agar menjadikan kota Sentani kawasan tertib berlalu lintas agar selalu melengkapi kelengkapan berkendara, karena setiap harinya kami akan melaksanakan patroli lalu lintas seperti ini,” tutupnya. (Daniel)

 

 

MEMPERERAT SINERGITAS TNI-POLRI, WAKAPOLDA HADIRI SYUKURAN DALAM RANGKA HARI ULANG TAHUN (HUT) KE – 59 KODAM XVII / CENDERAWASIH

*Foto bersama Pandam XVII / Cenderawasih. Mayjen TNI. Teguh Muji Angkasa, SE.MM dan Wakapolda Papua. Brigjen. Pol. Dr. Eko. Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si, usay acara seremonial HUT ke 59 tahun Kodam XVII Cenderawasih.

 

Jayapura. Papua. Detakpapua.com,||Terus mempererat sinergitas antar TNI-Polri, Wakapolda Papua Hadiri Syukuran Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke – 59 Kodam XVII / Cenderawasih dengan thema “Kodam XVII / Cenderawasih Bersama Masyarakat Papua Menyongsong Kehidupan Yang Aman Dan Damai yang bertempat di di Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jl. Soa – siu Dok II Bawah, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Selasa (17/05).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan III Letjen Tni I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr, Pangdam XVII / Cenderawasih Mayjen Tni Teguh Muji Angkasa, SE.,MM, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K, M.Si, Danlantamal X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Feryanto Marpaung, Danrem 172/PWY Brigjen Tni Izak Pangemanan, M. Han, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI. R Sidharta Wisnu Graha, Kadispers Lanud Silas Papare Kolonel Adm. I Gede Suamba, Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw, SE, serta seluruh tamu undangan yang menghadiri.

Kegiatan dimulai dengan pemutaran video profile Kodam XVII / Cendrawasih yang dilanjutkan oleh sambutan Pangdam XVII / Cendrawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M dimana dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Papua yang telah memfasilitasi acara syukuran serta seluruh Tamu undangan yang turut serta hadir dalam momen tersebut.

“Acara syukuran yang kita laksanakan merupakan wujud syukur atas apa yang telah dilalui dan diraih mulai 59 tahun lalu tepatnya pada tanggal 17 Mei 1963 saja Kodam XVII/Cenderawasih terbentuk beragam hambatan dan tantangan di medan tugas yang berat Prajurit ksatria pelindung rakyat terus melangkah maju demi terciptanya Stabilitas pertahanan untuk menunjang pembangunan nasional,” pungkas Pangdam.

Dirinya juga menyampaikan dalam memperingati momen ulang tahun ke-59 ini mengusung tema “Kodam XVII/Cenderawasih bersama masyarakat Papua menyongsong kehidupan yang aman dan damai “. Tema tersebut memiliki relevansi yang logis untuk saat ini dan masa mendatang dalam mengukir keberhasilan serta suksesnya pembangunan sesuai harapan kita bersama.

“Pada kesempatan ini saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam XVII/Cenderawasih unsur forkopimda para tokoh instansi pemerintah dan swasta beserta seluruh lapisan masyarakat atas segala dedikasi dan kerjasama yang telah diberikan kepada Kodam XVII/Cenderawasih,” jelas Pangdam.

Acara selanjutnya merupakan prosesi pemotongan tumpeng oleh Pangdam XVII / Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE.,MM selanjutnya diberikan kepada Prajurit yang berprestasi / Pasintel Kodim 1702/ JWY Kapten Inf Sony Teguh Bahtiar, dan ditutup dengan penampilan tari kreasi modern dari sanggar Kingtown Dancer.(Daniel)

3 CALON SIAP BERTARUNG MENANGI JABATAN KETUA ASKAB PSSI KABUPATEN JAYAPURA

*Suasana rapat Panitia Kongres AsKab PSII Kabupaten Jayapura. 

*Reporter : Daniel Eluay; *Editor  : Jimmy Maloali

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.|| Pelaksanaan Kongres AsKab PSSI Kabupaten Jayapura,akan dilaksanakan hari ini  di Lantai Dua (II) Kantor Bupati Jayapura.

Calon yang lolos verifikasi untuk jkabatan ketua, wakil dan Exo, itu semua sudah melalui tahapan – tahapan yang ditentukan. Verifikasi calon sesuai formulir yang kita sebar ke semua klub aktif, kemudian klub  mengembalikannya dengan mengisi nama para calon, itulah sebabnya kita minta ke-masing-masing calon untuk melengkapi persyaratan. Panitia telah memberikan jeda waktu selama satu minggu agar calon dapat kembali melengkapi persyaratan berdasarkan format formulir yang sudah dikembalikan oleh Klub.

Hasil verifikasi data yang masuk ke panitian, sudah ada 3 calon ketua, 3 calon wakil ketua, dan 10 calon anggota EXO. Tiga calon Ketua antara lain: Mathius Awoitauw, Dantje Nere dan Stenly Ondikeleuw.

Ketua panitia Konggres Askab PSSI Kabupaten Jayapura Reymon Sokoy, kepada wartawan mengatakan, kurang lebih  23 klub yang selama 5 tahun belakangan ini aktif  dalam turnamen sepak bola, baik ditingkat Kabupaten Jayapura maupun kota Jayapura.

” Tim – tim yang aktif itulah yang akan di undang untuk mengikuti kongres, setelah badan pengurus Askab terbentuk. Sementara untuk Tim yang sudah tidak lagi aktif sampai sekarang kita akan data ulang karena mereka punya hak juga untuk bisa mengikuti kompetisi kembali, tapi kalau memang sudah tidak ada kepengurusannya atau tidak ada manajemen untuk mengelola klub itu berarti kita anggap sudah tidak aktif.

Jadi untuk tim yang sudah tidak lagi aktif akan digantikan dengan tim yang aktif saat ini di semua Kompetisi sepakbola di Kabupaten Jayapura ucap Sokoy.

Sebagai panitia kita berharap semua tim yang mengikuti kongres AsKab mempunyai pikiran yang baik. Kita tidak punya kepentingan lain, kita mengajak teman-teman yang ada yang aktif untuk hadir dalam kongres, agar kita sama-sama mensukseskan pemilihan ketua, wakil ketua dan juga 5 anggota exco.(Daniel)

 

TIDAK BERIZIN, 660 PERSONIL TNI- POLRI DISIAGAKAN ANTISIPASI AKSI DEMO DI KAB. JAYAPURA

*Anggota Polisi dan TNI saat melukan razia kepada warga, lebih khusus yg tidak gunakan helm

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.|| Apel pengamanan mengantisipasi rencana aksi demonstrasi yang berlangsung di Lapangan malam Theys H. Eluay Sentani Kab. Jayapura. Selasa, 10/05 pagi.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH memimpin langsung apel pengamanan mengantisipasi jalannya aksi demonstrasi yang rencananya akan dilakukan hari ini, 660 personil TNI Polri bersiaga di wilayah Kab. Jayapura.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH menjelaskan bahwa walaupun aksi demonstrasi tersebut tidak diijinkan, pihaknya tetap mengsiagakan ratusan personil gabungan TNI dan anggotanya “demonstrasi tersebut tidak kami ijinkan, namun personil tetap disiagakan guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, ada 660 personil yang terdiri dari 277 personil Polres Jayapura, Dalmas Polda Papua 29 Personil, Brimob Polda Papua 105 personil, 249 personil TNI dari AURI, Batalyon 751 dan Koramil Sentani,” jelasnya.

Aksi demonstrasi yang rencananya akan dilaksanakan hari ini sesuai selebaran atau berita – berita di medsos menuntut penolakan otonomi khusus jilid 3 dan pemekaran daerah otomi baru “ada beberapa titik penyakatan massa oleh personil kami diantaranya pertigaan sosial, pertigaan pos 7, dan pertigaan netar, selain itu anggota juga melaksanakan razia di 2 titik berbeda yakni puspenka Hawai dan didepan Mapolsek Sentani Timur, perintah jelas jika ada massa yang berkumpul kami langsung bubarkan,” tegas Kapolres Jayapura. (Daniel)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MAYOR. INF. JHON F DAHAR, S.H., “JANGAN JADI YUDAS, DALAM AKSI DEMO 10 MEY 2022” KABUPATEN JAYAPURA & PAPUA TETAP AMAN DAN NYAMAN

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.||Selaku aparat kewilayahan Danramil 1701 Sentani Mayor Inf. Jhon D Dahar, S.H., bersama pihak Kepolisian menghimbau warga tetap bangun kebersamaan dengan menjaga situasi kamtibmas yang telah dibangun selama ini.

Aksi demo yang rencananya akan dilakukan besok,  sampai saat ini kita di Kabupaten Jayapura, masih kondusif aman dan aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Kepada wartawan. Komandan Ramil 1701 Sentani. ungkapkan  bahwa, selaku aparat kewilayahan saya menghimbau untuk kita tetap menjaga kebersamaan ini ya, walaupun dibilang mau goyang Papua sampai bagaimanapun kita di Kabupaten Jayapura, masih tetap tenang karena Kabupaten ini sama – sama kita cintai dan kita jaga kebersamaan itu.

” Salah satu contoh yang pernah terjadi waktu demo tolak Otsus jilid 1 itu, yang pernah dilakukan, membuktikan bahwa kita di Kabupaten Jayapura setelah dibangunnya komunikasi bersama seluruh tokoh – tokoh dan semua pihak yang ada yang ada, walapun pelaksanaan demo tetap berjalan, kita bisa melihat bahwa Kabupaten Jayapura ini aman dan kondusif,” tegas Dahar.

Jhon menambahkan,  ” Jangan jadi Yudas” tinggal di tempat ini dan melakukan aksi – aksi demo dengan maksud atau muatan – muatan tertentu dan bersuara, yang tidak – tidak.

tidak ada untungnya  jika kita melakukan aksi – aksi yang membuat suasana di Papua dan Khususnya Kabupaten Jayapura tidak nyaman. Karena tidak mungkin orang dari luar yang datang untuk menjaga keamanan di wilayah kita, kitalah yang harus berperan menjaga wilayah kita ini.

Sampai saat ini koordinasi bersama Polres, Polsek masih terus kita bangun ciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Jayapura.

‘ Upaya memberikan suasana aman dan nyaman, mulai malam ini anggota telah siaga dan juga akan bersama – sama dengan aparat Kepolisian besok pagi akan melakukan apel dan kita siap untuk mengamankan wilayah kabupaten Jayapura tetap aman kondusif seperti itu” ujar Dahar, (Daniel)