Detak Papua
NEWS TICKER

PENGISIAN KERTAS KERJA AUDIT KASUS STUNTING TETAP HARUS MELALUI KROSCEK AGAR TEPAT SASARAN

Rabu, 24 Agustus 2022 | 6:17 pm
Reporter: Jimmy Maloali
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 100

Insert : Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kabupaten Fak-Fak, Husein Buyung,SE.

 

Fak-Fak Detak Papua.Com|| Pasca pelaksanaan Audit Manajemen Kasus Stuntnig pada tanggal 2 Agustus lalu, Kantor BKKBN Kabupaten Fakfak telah memperbanyak kertas kerja dan telah diserahkan ke dinas Kesehatan, untuk kemdian dilanjutkan ke seluruh puskesmas  di  17 distrik . Kertas kerja ini akan diisi dengan data ibu hamil KEK, dan juga data Bayi Balita dan Baduta Gizi Kurang, kemudian akan diserahkan kembali ke Dinas Kesehatan Kabupaten Fak-fak. Hasil pengisian kertas kerja ini kemudian akan diserahkan ke tim pakar untuk ditindak lanjuti. Demikian ungkap Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Fak-Fak Husein Buyung SE.

Hasil pengisian kertas kerja ini akan diserahkan kepada tim pakar yang terdiri dari dokter special anak, dokter Spesial Kandungan dan Dokter Spesialis Gizi. Terkait pengisian data kertas kerja ini diakui Kabid Kesmas, harus sedikit jeli melihat data dengan melakukan krocek ke lapangan terutama menyangkut data ibu hamil, apakah ada ibu hamil baru atau apakah ada penambahan bayi baru lahir,sehingga tidak salah dalam melakukan input data, karena hasil audit akan sangat menentukan dikeluarkannya rekomendasi oleh tim pakar. Husein melanjutkan kroscek ini dilakukan khususnya kepada ibu hamil dan anak yang sudah di intervensi dengan makanan tambahan dan juga vitmin dan tablet tambah darah tetapi kondisi sasaran belum ada perubahan.

Menurut Husein Buyung yang juga merupakan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, hal ini dilakukan agar dapat ditindaklnjuti secara medis oleh tim pakar guna mengatasi kasus kekurangan Gizi dan Gizi kurang pada ibu hamil, balita, dan Baduta.

Pasca Pelaksanaan Audit Manajemen Kasus Stunting 2 Agustus lalu hingga saat ini, masih ada puskesmas di dua Distrik yakni Distrik Karas dan Distrik Bomberay yang sedang diupayakan agar Dinas Kesehatan dapat mengirimkan kertas kerja guna di isi dan di serahkan kembali ke Dinas Kesehatan Kabupaten Fak-fak untuk ditindaklanjut. Kedua Distrik ini merupakan distrik yang  jaraknya cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Fak-fak. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, juga menyatakan jika kertas kerja dua Distrik ini sudah siap, maka kertas kerja  akan di ambil dan dialnjutkan ke tim pakar untuk dilakukan analisis.(mj/dp).

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer