Detak Papua
NEWS TICKER

DORINCE MEHUE : “JANGAN SEPIHAK SAJA! HARUS DENGAR KESELURUHAN SUARA RAKYAT PAPUA TENTANG DOB”

Rabu, 4 Mei 2022 | 10:37 pm
Reporter:
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 61

 

 Ini yang saya maksudkan keputusan ilegal krn mekanismenya belum ditempuh. Alasan berikutnya, lembaga kultural ini mewakili wilayah budaya masing-masing. Satu wilayah budaya bersama aspirasinya tidak bisa mewakili wilayah budaya lain bersama semua aspirasinya.”

“Karena itu untuk jujurnya sebuah perpernyataan maka sangat bijak pimpinan dapat menggambarkan 3 wilayah budaya yang menerima DOB. Kita tidak boleh menafikan aspirasi Menerima DOB Tabi, Saireri, Ha Anim dan beberapa aspirasi DOB di Wamena dan pergerakan tim DOB wilayah pegunungan yg dipimpin tokoh- tokoh sprti Befa Yigibalon, Bupati Yahukimo, Bupati Mamberamo Raaya dan kepala Lembaga Masyarakat Adat Lenis Kogoya dan lain-lain. “

“Jadi kalau RUU sudah diterima oleh fraksi-fraksi mengenai RUU DOB, saya pikir diparipurnakan untuk menjadi sebuah undang-undang tapi kemudian karena manusia anggota Majelis rakyat Papua waktu pimpinan MRP maka ada juga pihak-pihak yang memberikan pendapat yang kontra dengan sebuah proses yang sudah legal dilaksanakan di DPR RI. Inilah keprihatinan saya sebagai seorang anggota Majelis rakyat Papua yang menyesal dengan sikap daripada dua pimpinan, ketua dan juga wakil ketua 1 dan juga ketua panitia Musyawarah Majelis Rakyat Papua yang memiliki tugas untuk mengagendakan semua kegiatan atau aktivitas yang akan dilakukan oleh majelis rakyat Papua dalam masa sidang yang kedua yaitu 3 bulan kedepan dari April sampai dengan bulan Juni 2022.”

“Tetapi faktanya hari ini pimpinan pun melakukan segala sesuatu tanpa diagendakan dan disahkan dalam rapat pleno. Hal inilah yang menjadi keprihatinan saya sebagai anggota Majelis rakyat Papua, ” tutup Dorince Mehue, (Daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer