Detak Papua
NEWS TICKER

BP2P PAPUA II GELAR PEMBEKALAN BAGI FASILITATOR PROGRAM BSPS NAHP MENANGGULANGI KEMISKINAN EKSTREM TA 2021 PROVINSI PAPUA BARAT

Selasa, 16 November 2021 | 10:55 am
Reporter: Jimmy Maloali
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 154

Insert Photo: Kepala BP2P  Papua II Yance Pabisa duduk tengah didampingi Kasubag Umum&Tata Usaha Toga Mulia Pangapoi dan Kasatker Penyediaan Perumahan Prov.Papua Barat, Michael N. Demena (lm)

 

Manokwari Detak Papua.com.|| Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Perumahan rakyat Balai Pelaksana Penyediaan perumahan (BP2P) Papua II, senin 15 november 2021 melaksanakan pembekalan fasilitator program BSPS-National Affordable Housing Program (BSPS-NAHP) menanggulangi kemiskinan ekstrim tahun 2021 di Provinsi Papua Barat.

Pejabat Pembuat Komitmen Program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya Markus Desla, saat memberikan sambutan pembukaan pelaksanaan pembekalan yang akan berlangsung dua hari (15-16 November 2021) menyampaikan bahwa kegiatan ini perlu dilakukan agar dapat memberikan pemikiran yang sama dalam menghadapi kendala-kendala di lapangan.

Sesuai undangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Perumahan rakyat Balai Pelaksana Penyediaan perumahan (BP2P) Papua II Satuan Kerja  Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat, nomor UM.02.06/BP2P-PII/189, peserta undangan pembekalan ini terdiri dari Tim verifikasi Kabupaten, dan tenaga Fasilitator Lapangan. Bagi tim Verifikasi Kabupaten maupun Fasilitator  yang tidak hadir langsung di tempat pelaksanaan kegiatan dapat megikutinya secara daring .

Selain Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) dan Koordinator dari  lima Kabupaten hadir juga tim Verifikasi Kabupaten. Sedangkan pserta kegiatan Provinsi Papua Barat terdiri dari Kepala Balai P2P wilayah Papua II Yance Pabisa, Kepala Seksi Wilayah I P.M.Desyarmeda Killian, Kepala Seksi Wilayah II Fery Moya, Kepala Satuan Kerja  Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat Michael N. Demena, PPK rumah Swadaya  Markus Desla, serta Tiga Orang Tenaga Ahli Pendamping BSPS dan dua orang asisten tenaga ahli serta Panitia pelaksana pembekalan.

Pembekalan Fasilitator program BSPS-NAHP kemiskinan ekstrim tahun 2021 yang dipandu oleh Boediono  Salah satu Tenaga Ahli Pemberdayaan pada program BSPS BP2P Provinsi Papua Barat. Pembekalan ini diawali dengan perkenalan dan dilanjutkan dengan materi pertama yakni  penyususnan RAB yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Konstruksi Mirdan Umbu.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Provinsi Papua Barat, Yance Pabisa, dalam wawancaranya bersama media ini menyatakan program BSPS NAHP ini memang dilaksanakan untuk masyarakat miskin ekstrim. Untuk Provinsi Papua Barat tahun 2021 dialokasikan untuk lima kabupaten ungkapnya.

Terkait inilah maka kegiatan pembekalan bagi fasilitator dan tim verifikasi kabupaten kota ini dilaksanakan dengan harapan program BSPS NAHP yang anggarannya bersumber dari Bank dunia ini dapat dilaksanakan sebaik mungkin mengingat rentang waktu pelaksanaan program ini hanya dua bulan ungkap Kepala satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat. Kasatker Penyediaan Perumahan juga menyampaikan pembekalan ini dilakukan guna mempercepat pelaksanaan program di lima kabupaten di Provisi Papua Barat, yakni kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten teluk Bintuni, kabupaten Maybrat dan Kabupaten tambraw.

Masyarakat miskin ekstrim di Provinsi Papua Barat sebagian besar memang hidup di lokasi-lokasi yang cukup jauh dari jangkauan. Terkait kendala-kendala dilapangan menyangkut Program BSPS NAHP ini, menurut PPK Rumah Swadaya Markus Desla, kendala lapangan cukup banyak. Selain jarak tempuh pendropan material yang cukup jauh, perubahan cuaca yang ekstrim, dan juga keadaan geografis wilayah jangkauan sasaran program juga sangat mempengaruhi pelaksanaan program.

Karena kita ketahui bahwa untuk menjangkau masyarakat miskin ekstrim  tidak semuanya dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan darat ungkapnya. Namun untuk memberikan pelayanan agar masyarakat dapat memiliki hunian yang layak, maka pelaksanaan program BSPS NAHP ini harus tetap dilaksanakan sebagai salah satu alternatif solusi bagi pemenuhan kebutuhan akan hunian yang layak bagi masyarakat miskin ekstrim di wilayah Papua Barat(mj/)     

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer