Arsip Kategori: Berita

USIA KE 74 TAHUN BUPATI DR. YUNI WENDA TERIMA PENGHARGAAN BEST FIGURE VISIONER REGENT 2022 DI BALI

SIARAN PERS

Kuta-Bali (24 Juni 2022) Majalah Nasional The One Magazine bekerja sama dengan Grand Inna Hotel Kuta dan INews TV Bali memberikan Piagam Penghargaan kepada para kepala daerah/pemerintah, Legislatif, Profesional dan BUMN yang dinilai telah memiliki kepemimpinan dan kinerja baik serta menginspirasi publik pasca pandemi Covid-19 dalam berbagai sektor secara nasional. Pada acara yang bertajuk Nusantara Golden Award 2022 dengan tema Indonesia Inspiring Figure digelar di Hotel Grand Inna Kuta, Bali (24/6) Pkl. 20.00 Wit disambut langsung, manajemen hotel yaitu GM Hotel Grand Inna Kuta-Bali.

Night Dinner diawali dengan sejumlah tarian khas bali diantaranya tari topeng dan tari sekar yang menghibur hadirin. Selain itu dipaparkan sejumlah, nominasi penerima penghargaan dari tokoh dan figur dari seluruh pelosok nusantara.

Dalam sambutannya, Pimpinan Redaksi The One Magazine Bimo Sudibyo mengatakan bahwa pemberian pengahargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi, kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara secara khusus kepada masayarakat di daerah masing-masing.

“Kepada para penerima penghargaan, perkenankan kami menyampaikan rasa bangga dan hormat disertai ucapan terima kasih atas pengabdian, prestasi dan karya dalam pembangunan di segala bidang yang telah diukir dan memberi perubahan dan manfaat kepada bangsa dan negara ini,” ucapnya

Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos S.IP, MM salah Kepala daerah yang menjadi nominasi dan menerima penghargaan tingkat nasional dalam kategori The Best Government dari 9 (sembilan) Kepala Daerah yang menerima penghargaan. Penyelenggara menilai hal ini sebagai kepala daerah yang mampu menjaga daerahnya tetap dalam zona hijau dari terpaan pandemi Covid-19.

Selain kategori The Best Government untuk 9 kepala daerah, juga diumumkan penerima penghargaan pada kategori lainnya, yakni 6 orang untuk kategori The Best Legislatif dan 7 orang dari berbagai latar belakang di kategori The Best Figure.

Hadir mewakili Bupati Puncak Jaya, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Puncak Jaya Akbar Fitrianto, SSTP naik ke atas panggung menerima piagam penghargaan dan trophy dari Pimpinan Redaksi One Magazine atas nama Bupati. Selain itu hadir pula Bupati Wajo yang diwakili Kepala Dinas Kominfo juga ikut menerima penghargaan yang serupa.

Dalam penetapan penerima penghargaan berdasarkan penilaian setelah majalah nasional The One Magazine melakukan pengumpulan data, kunjungan ke daerah peserta, wawancara masyarakat dan pihak – pihak terkait serta kriteria lainnya.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Puncak Jaya. Akbar menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh penyelenggara. “Saya mewakili Bapak Bupati Dr. Yuni Wonda yang saat ini sedang mengikuti agenda penting dan mendesak di Jakarta. Atas Nama Bapak Bupati, Jajaran Pemda dan masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih luar biasa atas penghargaan yang diberikan penyelenggara kepada beliau.” ujarnya.

Hal yang sama dikemukakan Kabag, bahwa Bupati Puncak Jaya dua hari lalu memperingati ulang tahun ke 47 Tahun. Ia berharap reward ini menjadi hadiah berkesan atas segala pencapaian Bupati Puncak Jaya.

Ia berharap bahwa dengan penghargaan ini, menjadi entri poin agar publik nasional akan lebih mengenal Puncak Jaya dengan prestasi bukan stigma negatif yang selama ini muncul bagi daerah pedalaman Papua.

Dijelaskan lebih jauh kunci keberhasilan Dr. Yuni Wonda mendapatkan penghargaan dikarenakan Pemda Puncak Jaya bersama stakeholder (TNI, Polri, Pemuka Agama) merupakan Kabupaten pertama yang melakukan lockdown ketika Wabah Pandemi bermula. Kemudian berlanjut mempertahankan status Zona Hijau konsisten.

Selain itu Bupati berhasil membawa Puncak Jaya mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta sukses membawa Puncak Jaya dalam situasi yang aman dan terkandali 95% melalui pendekatan humanis.

Dengan adanya perhargaan ini, dirinya berharap bertambah lagi prestasi yang ditorehkan Bupati Puncak Jaya dalam memimpin daerahnya, hal ini merupakan sejarah baru yang belum pernah ada sebelumnya. Ditambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari partisipasi dan kontribusi semua pihak baik TNI, Polri, Tokoh adat, tokoh agama, ormas dan segenap Masyarakat Puncak Jaya untuk menuju Puncak Jaya yang sesuai Visi Misi Bupati yakni Amanah (Aman, Mandiri dan Sejahtera).

Sejumlah mahasiswa Asal Puncak Jaya yang melakukan studi di Jawa dan Bali juga turut hadir mengikuti Acara Night Dinner kepada perwakilan tokoh dan figur berpengaruh tersebut.

KEPALA DLH KABUPATEN JAYAPURA MENGHIMBAU WARGA MEMBUANG SAMPAH SEBELUM PUKUL 06.00 WIT PADA TPS YANG TERSEDIA

Sentani. Jayapura. Detaipapua.com,|| Petugas Kebersihan di setiap TPS sudah harus tepat waktu di lokasi TPS sebelum pk.6.00 wit. Dengan demikian Kebersihan Kota terjaga dan tertata dengan baik.

Perlu kesadaran setiap warga agar dapat memilah sampah basah dan kering sebelum di buang ke Tempat Pembuang Sampah. Kepala DLH Kabupaten Jayapura. Abdul Rahman Basri., Mengharapkan kerjasama para Kepala Distrik dengan melibatkan RT dan RW untuk berpartisipasi demi tercipta kesadaran seluruh masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan Kota/ Kabupaten yang kita cintai.

Abdul menambahkan, bahwa masalah sampah merupakan masalah kesadaran kita bersama. Sebab dengan membuang sampah pada tempatnya, hal itu berarti bahwa tingkat kesadaran dan kebersihan seluruh masyarakat semakin tinggi.

Tingkat perkembangan pembangunan dan jumlah populasi penduduk yang semakin meningkat, maka masalah sampah harus disikapi serius agar keindahan kota tertata bersih dan indah. Karena itu harus ada upaya pemerintah memfasilitasi dengan menyediakan lokasi TPS yang layak atau memadai.

“Kita apresiasi  kepada RT/ RW yang rutin melaksanakan kegiatan kebersihan setiap Jumat dan Sabtu. Dengan demikian diharapkan kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan indah dengan tidak membuang sampah sembarangan”. Tutup Basri. (Daniel)

KENIUS KOGOYA CALON TUNGGAL KETUA UMUM KONI PAPUA

*Ketua Tim Pendaftaran&Penjaringan BENJAMIN YENSENEM ketika memberikan keterangan usai Verifikasi berkas Kandidat Ketua Umum KONI Papua*

JAYAPURA DETAKPAPUA.COM|| Tepat pukul 17.00 WIT Pendaftaran dan penjaringan bakal calon ketua umum KONI PROVINSI PAPUA periode 2021-2025 resmi ditutup.

Pendaftaran yang  dibuka sejak 31 Mei 2022 hingga 1 Juni 2022 hanya 2 bakal calon yang resmi mendaftarkan diri di sekertariat pendaftaran dihari terakhir. Kedua calon tersebut yakni Decky kayame  dan Kenius Kogoya.

Setalah melakukan pendaftaran bakal calon tim penjaringan dan penyaringan langsung melakukan verifikasi berkas.

Ketua tim penjaringan Benjamin Yensenem mengaku dari hasil verifikasi bakal calon Deky kayame dinyatakan tidak lolos dikarena hanya mendapat 1 dukungan KONIDA Nabire.

Sedangkan bakal calon Kenius Kogoya mendapat dukungan dari 15 KONIDA dan 25 cabor.

Yensenem mengaku sesuai persyaratan bakal calon dinyatakan lolos jika mendapat dukungan dari 9 KONIDA dan 17 Cabang Olahraga

Untuk itu Kenius Kogoya dinyatakan lolos dan maju sebagai calon tunggal ketua umum KONI Provinsi Papua dalam musyawarah provinsi yang akan digelar selama dua hari yakni tanggal 7 dan 8 juni 2022.

Setelah menyatakan dengan resmi hasil verifikasi, pendaftaran dan penjaringan bakal calon ketua umum KONI Provinsi Papua periode 2021-2025 resmi ditutup (Jo).

UGW KOMITMEN KEMBANGKAN POTENSI OLAHRAGA DI TOLIKARA

Laporan : Joice Rumkorem

Jayapura Detak Papua.com.,|| Bertempat di wisma atlet, Sekertaris umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Papua Kenius Kogoya secara resmi melantik Usman Genongga Wanimbo sebagai ketua KONI Kabupaten Tolikara periode 2021-2025.

Usai dilantik Ketua KONI Kabupaten Tolikara Usman Genongga Wanimbo mengaku selama ini lebih fokus untuk dua cabor, yaitu Sepak Bola Putra dan Putri yang lebih dikenal dengan nama Toli FC. Srikandi dari Tolikara telah mengharumkan nama Papua khususnya Tolikara sampai di Tingkat Nasional. Terbukti dari kemenangan yang di raih berturut-turut pada ajang Pertiwi cup. Tidak hanya Pertiwi cupGalanita Toli FC juga berhasil mengharumkan nama Papua pada ajang PON 2021 lalu.

Sepak terjang orang nomor satu di kabupaten Tolikara dibidang olahraga ini juga sudah terbukti. Selain membina cabor sepak bola UGW fokus membina cabor paralayang.

UGW juga berjanji akan terus meningembangkan talenta pemuda pemudi Tolikara pada cabang olahraga lainnya.

Sementara itu Sekertaris umum KONI Papua Kenius Kogoya berharap KONI Tolikara dapat menjadi wadah untuk menjaring atlit muda yang berpontensial untuk dibina  di KONI PAPUA agar dapat memperkuat atlit Papua lainnya di ajang paling bergengsia tingkat nasional maupun internasional.

Kenius juga berpesan KONI Tolikara dapat mengembangkan cabang olah raga lainnya/karena dirinya yakin masih banyak pemuda maupun pemudi yang berpontensi di bidang olah raga. (jo).

TABRAK PEMBATAS JALAN PENGENDARA MD MENINGGAL DUNIA

*Kendaraan motor milik korban, yang diamankan Sat Lantas Polsek Sentani Timur.

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Kasus kecelakaan tunggal yang mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia terjadi di jalan raya Sentani – Abe lebih tepatnya di Kampung Kleubleuw Asei Kecil Distrik Sentani Timur Kab. Jayapura. Minggu, 22/05 sore.

Naas dialami seorang remaja ER (16), dengan mengendarai sepeda motor Honda CRF hitam tanpa TNKB (tanpa nomor kendaraan bermotor) miliknya korban mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pembatas jalan hingga membuat korban meninggal dunia.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Dr. Yohan Ongge, SH., MH saat dikonfirmasi membenarkan kasus kecelakaan tunggal yang mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia, “kecelakaan tunggal ini terjadi sore kemarin, korban yang awalnya dari arah Abepura tujuan Sentani dalam kecepatan tinggi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya, akibat dari hal tersebut korban langsung menabrak pembatas jalan sehingga membuatnya terlempar, sedangkan motor tergelincir ke sebelah kiri jalan,” katanya.

Lanjut Kapolsek, “korban sempat dilarikan ke RS Dian Harapan namun sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat benturan keras di kepala, saat berkendara korban juga tidak menggunakan helm, saat ini motor milik korban telah kami amankan di Mapolsek Sentani Timur, menunggu pihak keluarga korban,” tutupnya. (Daniel).

TIM CYKLOPS BERHASIL MENGAMANKAN PELAKU PENIKAMAN MANTAN ISTRI

*Diatas tampak Pelaku Penikaman Mantan istri telah diamankan di MaPolres Jayapura.

Sentani. Jayapura. Detajpapua.com,|| Press conference terkait kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia berlangsung di halaman Mapolres Jayapura. Senin, 23/05 pagi.

Berakhir sudah pelarian N (38) pelaku penikaman mantan istri berinisial Y (37), sejak kejadian kasus penikaman yang terjadi pada hari Minggu 15/05 tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia, N (38) yang berhasil kabur dari pelarian akhirnya berhasil diringkus Tim Cycloop Polres Jayapura yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.Tk., S.IK pada hari Minggu 22/05 sore, saat bersembunyi di hutan sagu jalan Komba Sentani.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK yang diwakili Wakapolres Jayapura Kompol Deddy A. Puhiri, S.IK saat press conference mengungkapkan pelaku N (38) berhasil diringkus saat bersembunyi di hutan sagu “jadi pelaku yang sudah diketahui keberadaannya bersembunyi di hutan sagu jalan Komba, pelaku sempat keluar untuk menggadaikan handphonenya dan ditukar dengan bahan makanan, tim Cycloop yang dibantu masyarakat sekitar kemudian melakukan penyisiran di hutan sagu tepatnya di jalan Komba dan berhasil menangkap pelaku sore kemarin (Minggu 22/05),” ungkapnya.

Pelaku diketahui menikah resmi pada tahun 2002 dan dikaruniai 3 orang anak yang semunya berada di Kampung (Nusa Tenggara Barat), kemudian berpisah dan kembali nikah siri dengan korban sejak Desember tahun 2021 lalu, peristiwa ini terjadi karena korban menolak untuk rujuk kembali, “pelaku N (38) kami jerat dengan pasal 340 pembunuhan berencana dikarenakan sehari sebelum penikaman pelaku sempat menginap di salah satu hotel di Sentani dan sempat terekam cctv membeli sebilah pisau dapur di salah satu toko atau pasar yang ada di Sentani, saat ini pelaku sudah kami amankan di sel Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sesuai pasal diatas pelaku terancam hukuman 20 tahun hingga penjara penjara seumur hidup dan hukuman mati, adapun barang bukti berhasil diamankan diantaranya sebilah pisau dan pakaian milik korban yang masih berlumuran darah” tutup Wakapolres Jayapura. (Daniel)

MAYAT WANITA DITEMUKAN

*Petugas Identifikasi Polres Jayapura mengangkut jenasah ke mobil Patroli Polisi, selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan di salah satu bangunan pondasi rumah yang berada di Kampung Nendali Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Sabtu, 21 Mey 2021.

Kepolisian Resor Jayapura masih menyelidiki kasus penemuan mayat salah seorang wanita tanpa identitas tersebut. Mayat tanpa identitas tersebut sudah di evakuasi ke RS Bhayangkara untuk keperluan visum.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizka, S.T.k., S.IK saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya mendapat informasi terkait penemuan mayat wanita tanpa identitas “jenasah pertama kali ditemukan 2 (dua) orang saksi yang saat itu sedang berkendara dan berhenti untuk buang air kecil, saat didapati jenasah mayat wanita tersebut dalam posisi terlentang hanya memakai baju. Mendapati hal tersebut saksi langsung melaporkan ke Mapolsek Sentani Timur dan tim INAFIS segera melalukan olah TKP. Saat ini jenasah sudah kami evakuasi ke RS Bhayangkara untuk mengetahui identitas dan keperluan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Lebih Lanjut Kasat Reskrim menyampaikan  “mayat sulit dikenali karena wajahnya sudah mulai rusak.  Belum diketahui pasti penyebab kematian korban yang sementara  masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dengan ditemukannya kasus ini tidak lupa kami sampaikan apabila ada yang merasa kehilangan sanak saudaranya usia rata – rata 22 hingga 27 Tahun khususnya wanita agar dapat melaporkan ke kami” ujar kasat reskrim. (Daniel)

BUPATI JAYAPURA : Daerah Otonomi Baru Solusi Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua & Papua Barat “

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Presiden Joko Widodo menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 20 Mei 2022.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili rombongan mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pertemuan dengan Presiden Jokowi yang membahas soal daerah otonomi baru (DOB) di Papua.

“Pertama kami sampaikan apresiasi dan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, atas permintaan kami untuk audiensi hari ini diterima dengan baik oleh Bapak Presiden untuk mengklarifikasi mengenai simpang siurnya informasi mengenai penerapan pelaksanaan Undang-Undang No. 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan di dalamnya adalah daerah otonomi baru, khusus untuk di Provinsi Papua, ada DOB Papua Selatan, Papua Pegunungan Tengah, dan Papua Tengah,” ungkapnya.

Mathius melanjutkan, rencana pembentukan daerah otonomi baru tersebut merupakan aspirasi murni warga Papua yang telah diperjuangkan sejak lama. Papua Selatan misalnya, disebutnya telah diperjuangkan selama 20 tahun.

“Jadi ini bukan hal yang baru muncul tiba-tiba. Tapi ini adalah aspirasi murni, baik dari Papua Selatan maupun Tabi, Saereri, juga La Pago dan Mee Pago,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mathius menjelaskan bahwa aspirasi yang didorong berdasarkan pada wilayah adat, bukan berdasarkan demonstrasi di jalan. Menurutnya, masyarakat Papua berharap bagaimana DOB ke depan itu bisa menjadi harapan mereka untuk mempercepat kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

Menurut Mathius, Undang-Undang Otonomi Khusus itu mengikat semua masyarakat di seluruh tanah Papua sehingga ada kepastian hukum untuk mengelola ruang-ruang yang dimiliki oleh masyarakat adat berdasarkan tujuh wilayah adat di tanah Papua.

“Kita butuh itu kepastian. Karena itu, kalau pemekaran itu, itu masalah administrasi pemerintahan, tapi ke Papua itu diikat dengan Undang-Undang Otsus. Persoalan kita adalah implementasinya, harus konsisten baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, pemerintah daerah. Di situ persoalannya sebenarnya,” ujarnya.

Undang-Undang Otsus juga akan memberikan kepastian hukum terhadap ruang kelola hak-hak pemetaan wilayah adat. Dengan adanya kepastian hukum tersebut, diharapkan bisa menyelesaikan persoalan lahan di Papua.

“Konflik Papua sebenarnya masalah lahan, karena itu perlu ada kepastian di sini dan dia bisa menyelesaikan, mengurangi persoalan-persoalan di Papua, dan kepastiannya hanya melalui Undang-Undang Otsus,” imbuhnya.

Selain itu, Mathius melanjutkan, daerah otonomi baru juga akan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat karena tantangan utama adalah kondisi geografis.

“Berapapun dananya diturunkan dalam Otsus, tapi kalau geografis yang sulit, seperti yang ada sekarang, itu tetap akan mengalami hambatan-hambatan luar biasa. Karena itu daerah otonomi baru adalah solusi untuk bisa mempercepat kesejahteraan Papua dan Papua Barat,” jelasnya.(Daniel)   

PEMERINTAH PROVINSI PAPUA LAUNCHING PAPUA MENUJU PROVINSI OLAHRAGA

Jakarta Detak Papua.Com.|| Gagasan menjadikan Papua sebagai Provinsi olahraga mengemuka sejalan dengan prestasi yang dicapai Provinsi Papua Pada PON XX dan PEPARNAS XVI yang baru lalu. Suatu prestasi yang dicapai dari persiapan panjang dan tekad yang bulat untuk menunjukkan bahwa Papua mampu mencapai prestasi yang tinggi dalam event olahraga terbesar di Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekretaris daerah dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Kepala Dinas Olah Raga dan Pemuda Papua, Alexander Kapisa pada acara “Launching dan Diskusi Strategis Kolaborasi Papua Menuju Provinsi Olahraga” yang diselenggarakan hari ini, 20 Mei 2022 di Hotel Sultan Jakarta.

Dorongan untuk Papua menjadi Provinsi Olahraga karena tersedianya sarana dan prasarana olahraga di Papua. “Dorongan untuk menjadi Provinsi olahraga ini juga diperkuat dengan semakin tersedianya sarana dan prasarana olahraga pasca pelaksanaan PON dan PEPARNAS yang sudah dilaksanakan di Papua. Saat ini terdapat 28 venue olahraga berstandar internasional yang telah disertifikasi secara internasional oleh masing-masing federasi cabang olahraga dengan total nilai asset sebesar Rp. 5 Triliun.” Kata Sekretaris Daerah Papua dalam sambutannya.

Untuk mendukung Papua menjadi Provinsi Olahraga, lanjut Sekretaris Daerah dalam sambutannya, juga telah dilakukan kajian akademis. “, kami juga sudah bekerjasama dengan Universitas Cendrawasih, pada Fakultas Ilmu Olahraga, untuk melakukan kajian berkaitan layak tidaknya Papua menjadi Provinsi Olahraga di Indonesia” ungkap Sekretaris Daerah.

Dalam acara yang juga di hadiri pejabat kementerian/Lembaga di tingkat Pusat seperti Deputi IV Kemenpora, Staf Ahli Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Produk Unggulan dan Infrastruktur, Wakil Ketua Komisi V DPRP, Kantor Sekretariat Presiden, Kantor Sekretaris Kabinet, KONI dan mantan atlit berprestasi papua, Sekretaris Daerah Papua  menjelaskan tentang karakteristik budaya yang beraneka ragam di papua dalam hubungannya dengan sumber daya manusia di Papua.

“Jika dilihat dari karakteristik budaya, Papua yang terdiri dari 29 Kabupaten/kota dan 466 etnis, penyebarannya secara ekologis-geografis berbeda antara pesisir pantai, lembah, danau, perbukitan dan kepulauan. Dari keberagaman inilah muncul berbagai corak, bentuk dan karakteristik manusia dengan ciri khas masing-masing. Tinggi badan penduduk pesisir dan pantai seperti Merauke misalnya, rata-rata mempunyai tinggi di atas 167 cm lebih tinggi dibandingkan penduduk lembah dan pegunungan yang rata-rata mempunyai tinggi 149 cm.

Dari postur tubuh ini dapat diarahkan untuk cabang olahraga tertentu seperti basket dan bola volley” sambung Sekretaris Daerah papua.

Dalam akhir sambutannya, Seretaris Daerah Papua mengharapkan  agar seluruh stakeholders olahraga dapat memahami pentingnya papua ditetapkan sebagai provinsi olahraga. “saya atas nama pemerintah provinsi papua sangat mengharapkan dari acara hari ini kita dapat memahami arti pentingya papua ditetapkan menjadi provinsi olahraga. Venue-venue yang ada perlu di manfaatkan dengan baik.

Tentunya kerjasama Pemerintah, KONI, KOI dan seluruh stakeholders olahraga nasional sangat kami harapkaan sehingga kita mempunyai komitmen yang sama dalam membangun olahraga Indonesia dari negeri terbitnya matahari di bumi pertiwi ini.” Ungkap beliau mengakhiri sambutannya.

Launching Papua menuju Provinsi Olahraga ditandai dengan melakukan pemukulan tifa secara Bersama-sama oleh Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Deputi IV Kemenpora, Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Produk Unggulan dan Infrastruktur, Wakil Ketua Komisi V DPRP, Wakil Sekjen KONI dan Tim Universitas Cendrawasih Jayapura (Roy).