Detak Papua
NEWS TICKER

TANGGAPI PENGADUAN MASYARAKAT SEJUMLAH OPD KABUPATEN MANOKWARI TURUN LAPANGAN

Thursday, 8 April 2021 | 12:09 am
Reporter: Detak Papua
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 24

Insert photo: Andrew B. Pattikawa, Kabid.Tanaman Pangan dan Holtikultura,Sosialisasi pengisian Blanko  

DETAKPAPUA.COM – Rabu 7 April 2021. Lintas Sektoral Dinas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Manokwari Rabu 7 April 2021 melakukan kunjungan ke Kampung Hingk Distrik Warmare.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya terkait laporan warga kampung Hingk Distrik Warmare tentang dampak kerugian yang di alami akibat beroperasinya PT. SDIC Papua Cement terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kampung ini.

Aspirasi tentang dampak yang dianggap merugikan masyarakat sudah disampaikan warga kampung Hingk beberapa waktu lalu dan telah direspon oleh pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari. Untuk mengurai persoalan yang dihadapi masyarakat di Kampung ini maka, instansi-instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Holtikultura, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Dinas Perhubungan Perikanan dan Kelautan mengunjungi Kampung Hingk untuk melakukan kroscek lapangan sembari mengumpulkan data atas apa yang di sampaikan warga  beberapa bulan lalu tersebut.

Pertemuan bersama warga ini di awali dengan membagikan blanko kepada warga masyarakat oleh Dinas Pertanian dan Holtikultura yang dipimpin oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Andrew B. Pattikawa. Blanko ini merupakan blanko data yang wajib di isi oleh setiap kepala keluarga dan jenis tanaman apa yang dimiliki, yang terdampak akibat beroperasinya perusahaan semen di Maruni ini.  

Selanjutnya Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura ketika diwawancarai media ini menyampaikan bahwa khusus untuk pertanian, blanko yang sudah di isi oleh warga telah dikumpulkan dan akan segera di rekap kemudian dilaporkan kepada Bupati Manokwari dan kemungkinan tindaklanjutnya akan menjadi wewenang bupati manokwari dan pihak Perusahaan Semen Conch untuk bertemu masyarakat.

Selanjutnya sehubungan dengan banyaknya ternak yang mati, Pattikawa menyampaikan sampelnya sudah diambil dan sudah di kirim ke Maros Sulawesi Selatan untuk diperiksa disana.

Terkait dampaknya terhadap kesehatan ini, bukan hanya ternak yang menjadi tolak ukur,tetapi juga kesehatan masyarakat. Dalam hal ini media ini juga menyempatkan diri mewawancarai Suharso, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat terkait penurunan stunting. Menurut Suharso penurunan stunting bisa terjadi karena ada nya kerjasama dari semua pihak. Misalnya terkait gizi, kesehatan bisa bekerjasama dengan dinas ketahanan pangan dan dinas pertanian. Dari sisi penyediaan air ada teman-teman dari dinas perumahan dan dinas Pekerjaan Umum. Demikian juga masalah ekonomi, ada teman-teman dari tenaga kerja dan dinas sosial kemudian perusahaan-perusahaan besar yang ada disini, juga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk meningkatkan ekonominya.

 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer