Detak Papua
NEWS TICKER

TUNTUT HAK ULAYAT WARGA PALANG STADION LUKAS ENEMBE

Thursday, 15 July 2021 | 7:16 am
Reporter: Daniel eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 21

Insert Photo: Aparat Kepoolisian Ketika Melakukan Negosiasi dengan Pengunjuk Rasa 

Jayapura Detakpapua.Com – Masyarakat  Adat Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Suku Morouw – Ohee, Menuntut Ganti Rugi Tanah Seluas Delapan (8) Hektare Yang tempat berdirinya Stadion Lukas Enembe. Harus Segera Dibayarkan.

Kurang lebih 20 Orang Perwakilan Suku Besar Morouw – Ohee, Melakukan Aksi Demo Damai Dilokasi Stadion Lukas Enembe Dengan Membetangkan Baliho Di Pagar Stadion Lukas enembe. Aksi ini Di Pimpin Oleh Jack Puraro dan Dixon Ohee. AKasi damai menuntut ganti rugi ini dilakukan dengan membentangkan Baliho bertuliskan Tanah Adat Milik Daud Morrow Ohee Seluas 8 Hektar. Sesuai Dengan Putusan Pengadilan Nomor 26/Pdt/1993/Pt.Irja. 48/Pdt/G/1992/Pn Jpr. Aksi ini juga di ikuti dengn pernyataan sikap Keluarga Daud Morrouw Ohee yang memuat antara lain : 1) Mendukung Pelaksanaan Pon Xx Tahun 2021 Di Tanah Papua. 2) Sudah Cukup Lama Kami Bersabar Dan Menerima Segala Bentuk Kerja Sama Dengan Pemerintah Serta Mengijinkan Pihak Kontraktor Membangun Venue Akuatik Dan Lapangan Pemanasan Dengan Perjanjian Bersama, Namun Semua Niat Baik Kami Dalam Membantu Pemerintah Sepertinya Tidak Berarti Apa Apa/Belum Mendapatkan Jawaban Yang Baik. 3) Kami Menganggap Bahwa Pemerintah Telah Melakukan Pembohongan/ Penipuan Terhadap Kami Keluarga Pemilik hak Tanah Ulayat, 4) Kami Meminta Agar Pemerintah Provinsi Papua Dan Panitia Pon Papua Untuk Segera Menyelesaikan Pembayaran Tanah Seluas 8 Hektar Sebelum Pelaksanaan Pon Dilaksanakan. 5) Bilamana Pemerintah Provinsi Papua Dan Panitia Pon Tidak Menyelesaikan Pembayaran Hak Ulayat Kami Seluas 8 Hektar Maka Kami Akan Melaksanakan Aksi Pemalangan Dan Mengambil Alih Serta Menduduki Tanah Dibangunnya Sarana Akuatik Dan Lapangan Pemanasan Menjelang Pelaksanaan Pon Xx 2021 Di Tanah Papua.

Kapolsek Sentanibtimur. Iptu Jetny L. Sohilait, SH., Ketika Menemui peserta aksi Menyampaikan bahwa  Pemasangan Baliho sebaiknya memperhatikan sisi Perijinan karena semua kegiatan menggunakan Baliho dan Spanduk harus memiliki Ijin Pemasangan. Kapolsek juga meminta agar spanduk dan baliho ini segera dicopot. Kordinator Lapangan (Korlap) Dixon Ohee, Menyampaikan, Sebelum Ada Tanggapan Dari Pemerintah, Kami Tidak Akan Melepas Baliho Ini. “Apabila Aparat Memaksa Untuk Menurunkan Baliho Ini, Maka Keluarga Akan Mengerahkan Massa Untuk Menduduki Arena Akuatik Dan Melakukan Pemalangan Akuatik Dan Lapangan Pemanasan,” Tegas Dixon.

Selanjutnya Kordinator Aksi Jack Puraro (Korlap) Menyatakan, Selama Ini Pihak Keluarga Sudah Berupaya Untuk Menyampaikan Aspirasi Dan Koordinasi Dengan Pihak Terkait Tapi Tidak Pernah Ditanggapi. Mungkin Dengan Cara Seperti Ini, Pemerintah Mau Mendengar Aspirasi Kami.” Baliho Tidak Akan Diturunkan Dan Kami Keluarga Berencana Menduduki Dan Memalang Arena Akuatik Dan Lapangan Pemanasan apabila Tidak Ada Tanggapan Dari Pemerintah Dan Pb. Pon,” Ucap Puraro.

Demi Kelancaran Dan Situasi Kamtibmas Di Areal Stadion. Kapolsek Sentani Timur. Iptu Jetny L. Sohilait,. Mengatakan, Apapun Tuntutan Keluarga Adalah Keluarga Namun. Kami Mengharapkan, Masyarakat Cukup Memasang Baliho, Difoto Dan Berkoordinasi Dengan Instansi Terkait Tanpa Harus Melakukan Pemalangan.  Saya, (Kapolsek) Sudah Koordinasi Melalui Telepon Dengan Kadisorda Prov Papua Bpk. Alex Kapisa Terkait Masalah Ini. Jawaban Dari Bpk. Kadispordpa, Bahwa Bapak Kadisorda Sudah Berkoordinasi Dengan Ondofolo Marthen Ohee Dan Sepakat Untuk Bertemu Tanggal 23 Juli 2021di Obhe Asei Pulau Untuk Membicarakan Masalah Ini.

Ditambahkan Kapolsek. Saya, Sudah Berkoordinasi Dengan Bapak Marthen Ohee Melalui Telepon Terkait Hal Ini Dan Penyampaian Dari Bapak Marthen Bahwa Dirinya Akan Menemui Keluarganya Untuk Melepas 2 Buah Baliho Tersebut Karena Akan Ada Pertemuan Dengan Kadisorda Provinsi Papua Pada Tanggal 23 Juli 2021, Untuk Pembahasan Masalah Tersebut .(Daniel)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer