PENUTUPAN RAPAT PARIPURNA I DPRD KABUPATEN JAYAPURA: KLEMENS HAMO “JIKA MIRAS BELUM BISA DIATASI, DPRD AKAN LAKUKAN RDP DAN SIDAK

*Penyerahan Hasil Rapat Paripurna I Masa Sidang I, oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura, yang diterima oleh Asisten II Sekda Kabupaten Jayapura, dan disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten, dan sejumlah Anggota DPRD serta undamgan, di Gedung Sidang DPRD Kabupaten Jayapura.

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Penutupan Rapat Paripurna I Masa Sidang I DPRD Kabupaten Jayapura, Selasa 29 Maret 2022, melahirkan 4 (empat) RAPERDA (Rancangan Peraturan Daerah).

4 (empat) Rancangan Peraturan Daerah untuk di tetapkan menjadi Peraturan Daerah(Perda) Kabupaten Jayapurn yaitu: 1. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan; 2. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Jayapura Nomor 9 Tahun 2014 tentang Minuman Beralkohol; 3. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Kabupaten Layak Anak; 4. Rancangan Peraturan Daerah Tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung, Selasa,(29/03/2022).

Ketua DPRD Kabupaten Jayapura. Klemens Hamo., S.IP. mengatakan, Rapat Paripurna I (satu) Masa Sidang I (satu, merupakan Sidang Non APBD sesuai dengan jadwal DPRD, telah selesai dilaksanakan dengan menetapkan 4 (empat) Peraturan Daerah.

Dalam wawancaranya bersama awak media Hamo menegaskan “Jangan kita kaya dengan Perda, tetapi fungsi Peraturan Daerah itu harus betul-betu diterapkan. Apa yang ditetapkan ini harus menjadi layak dan menjadi dampak yang besar bagi masyarakat terutama daerah. Sehingga apa yang telah disepakati dan ditetapkan dapat bermanfaat,” tegas Hamo.

Ditambahkan Ketua DPRD, Perda yang ditetapkan merupakan Perda baru. Revisi dilakukan pada Perda miras, dimana pihak keamanan harus menindak tegas pelaku penjualan miras secara bebas, apalagi kios – kios yang tidak memiliki izin penjualan miras. Pihak Pemda yang membidangi bagian ini  sudah harus bisa di implementasikan dengan Perda yang di telah ditetapkan.

” DPRD sebagai fungsi kontrol akan tetap melaksanakan tupoksinya. Dan akan melakukan kroscek dengan dinas terkait,  jika tidak melakukan tugasnya, kita akan panggil Dinas tersebut, karena jangan sampai akibat miras membuat orang lain menjadi tidak nyaman dan tidak merasa aman, hal ini juga perlu jadi perhatian serius khususnya pihak Kemanan dan juga OPD terkait,’ sahut Klemens .

Jika masalah miras masih saja beredar luas di Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo menegaskan pihaknya  selaku anggota DPRD akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan juga melakukan sidak. Khusus bagi minuman beralkohol (Milo) minuman lokal tidak tercantum dalam perda, perlu di tertibkan, karena sudah memblunder kemana – mana.

Rapat Paripurna I Masa Sidang I (satu) DPRD Kabupaten Jayapura, mewakili Bupati Jayapura. Dihadiri oleh Asisten II (dua) Sekda Kabupaten Jayapura,(Daniel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *