Detak Papua
NEWS TICKER

PELATIHAN KEMAMPUAN SEARCH AND RESCUE SAR’ RESMI DITUTUP OLEH KAPOLRES JAYAPURA

Sabtu, 2 April 2022 | 7:09 pm
Reporter:
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 18

*Pelepasan tanda peserta oleh Kapolres Jayapura. AKBP. Fredickus. M.A. Maclarimboen. S.IK. M.H, di lapangan Upacara Mako Polres Jayapura.

 

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Upacara penutupan pelatihan peningkatan kemampuan SAR Bintara Remaja yang berlangsung dihalaman Mapolres Jayapura. 02/04 pagi.

Penanggalan pita oleh Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK. MH menandai berakhirnya pelatihan peningkatan kemampuan search and rescue (SAR) bagi 56 Bintara Remaja Polres Jayapura.

Upacara penutupan yang dipimpin langsung Kapolres Jayapura AKBP Fredickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH serta dihadiri Kepala Basarnas Jayapura Sunarto, S.IAN anggota Polres dan Basarnas Jayapura kemudian diakhiri dengan simulasi penanganan pertolongan pada kecelakaan kendaraan roda 4 (empat) / mobil yang diperagakan Bintara Remaja.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH saat diwawancari mengatakan pelatihan kemampuan search and rescue dilakukan agar POLRI khususnya Polres Jayapura dapat mengambil peran dan membantu Basarnas ketika terjadi musibah atau bencana dengan kesiapsiagaan dan gerak cepat dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat “selama kurang lebih 2 Minggu atau 12 hari mereka dilatih Basarnas Jayapura kegiatan pelatihan ini untuk kesiapsiagaan dan gerak cepat dalam membantu memberikan pertolongan terhadap masyarakat ketika terjadinya suatu musibah,” katanya.

Sementara Kepala Basarnas Jayapura Sunarto, S.IAN menjelaskan selama kurang lebih 2 Minggu pelatihan para peserta dari Ade – Ade Polri khususnya Polres Jayapura melaksanakannya dengan baik “pelatihan peningkatan kemampuan SAR selama kurang lebih 2 Minggu berjalan dengan baik, sesuai dengan materi – materi yang telah kami siapkan, ada 5 pokok materi yang dipelajari yaitu MFR (medical first responder) kemudian rescue teknik atau pertolongan diketinggian, pertolongan di hutan gunung dan pertolongan di permukaan air, memang sangat singkat kita sharing kemampuan SAR ini masih yang dasar – dasar, kami berharap kedepannya kita bisa bersama – sama transfer ilmu pertolongan, kerjasama diperlukan dikarenakan personil SAR yang sangat minim, kami tidak bisa sendiri menangani bencana, sehingga perlu kolaborasi antar organisasi untuk melakukan pertolongan ketika terjadinya suatu musibah atau bencana” jelasnya.(Daniel)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer