PANEN KACANG TANAH DI KAMPUNG SEREH DIHADIRI KETUA BTI DPRD KABUPATEN JAYAPURA

Panen kacang tanah di Kampung Sereh, oleh Ketua Fraksi BTI DPRD Kabupaten Jayapura. H. Bagus Hidayat, S.E., bersama Kepala Kampung Sereh, Bhabinkamtibmas Sereh dan Anggota Kelompok Tani Otauw Mokho Sereh.

 

Sentani-Detakpapua.com.||Ketua Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura, H. Wagus Hidayat, S.E., S.H., bersama Kepala Kampung Sereh Steven Eluay dan Kelompok Tani (Keltan) Otauw Mokho Kampung Sereh Distrik Sentani turut hadir dalam Panen hasil pertanian kacang tanah yang dikelola kelompok tani Otauw seluas 20×15 meter persegi.

Ketua Fraksi Bhinneka Tunggal Ika (BTI) DPRD Kabupaten Jayapura H. Wagus Hidayat, S.E., mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kampung Sereh dan juga para petani di Kampung Sereh yang tergabung dalam Kelompok Tani Otauw Mokho, yang telah mengundang dirinya untuk hadir bersama-sama melakukan panen kacang tanah di Kampung Sereh.

Pria yang akrab disapa Dayat ini juga memberikan apresiasi kepada kepada para Petani di Kabupaten Jayapura khususnya Kampung Sereh. Dayat menyampaikan apresiasi kepada petani ┬ákarena menggunakan lahan yang tidak begitu luas, namun mampu mengelolanya dengan maksimal. Para Petani di Kampung Sereh diketahui mengelola lahan untuk menanam kacang tanah diatas lahan selua 20×15 meter persegi.

“Saya ucapkan terima kasih banyak dan juga memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kampung Sereh beserta Kelompok Tani Otauw Mokho, yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk hadir dalam acara panen kacang tanah di Kampung Sereh,” ucapnya, kepada wartawan usai kegiatan panen kacang tanah tersebut.

Selanjutnya Hidayat mengatakan, bahwa kacang tanah merupakan salah satu komoditi pertanian unggulan yang dikonsumsi masyarakat, karena memiliki daya ekonomis tinggi.

“Patut kita apresiasi bersama, KarenaPetani Otauw Mokho telah memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi kacang tanah dan juga penyediaan pangan di daerah ini. Seperti kita lihat bersama tadi (sore), walaupun lokasi lahannya tidak terlalu luas. Namun, bisa memberikan contoh dan juga edukasi kepada masyarakat sekitar agar semakin giat dan rajin untuk memberdayakan lahan-lahan kosong yang ada di sekitar tempat tinggal mereka,” katanya.

Pria yang juga Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura itu meminta agar kedepan kacang tanah yang dipanen ini tidak hanya di konsumsi. Namun dapat dikemas menjadi menarik, sehingga menjadi komoditi unggulan di daerah ini.

Hasil dari kacang tanah yang dipanen tadi itu lumayan bagus karena berisi semuanya. Jadi, untuk dalam skala besar kita harap bisa di jual guna meningkatkan perekonomian keluarga.

Bukan hanya untuk di konsumsi oleh mereka, tapi ini bisa dijual atau dipasarkan kepada masyarakat umum. Tentunya, akan meningkatkan taraf pendapatan mereka,” ugkapLegislator PPP Kabupaten Jayapura ini.

Dalam kesempatan ini Anggota Legislatif Kabupaten Jayapura ini juga memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Otauw Mokho ini untuk memotivasi warga agar bisa membeli bibit, agar setelah pasca panen, mereka akan menanam kembali di lahan kosong.

Sekali lagi, kami apresiasi atas kerja keras yang ditunjukkan para petani di Kampung Sereh dalam mengusahakan dan mengolah lahan pertanian yang ada demi kesejahteraan maupun peningkatan ekonomi masyarakat di kampung tersebut,” ujar Ketua BPD KKSS Kabupaten Jayapura ini diakhir wawancaranya.

Sementara itu, Kepala Kampung Sereh Steven Eluay, S.E., mengatakan, bahwa lahan yang ditanami kacang tanah ini seluas 20×15 meter persegi. Bibit kacang tanah ditanam di lahan milik Kelompok Tani Otauw Mokho.

“Ini merupakan satu kegiatan kita untuk ketahanan pangan kampung, dalam rangka program pencegahan Covid-19. Kami bersama warga kampung yang tergabung dalam Kelompok Tani Otauw Mokho Kampung Sereh, juga bekerjasama dengan pihak TNI-Polri, Pemda serta Anggota DPRD Kabupaten Jayapura, bagaimana sesuai kesepakatan kita bersama yakni, lahan-lahan milik warga itu bisa menghasilkan sesuatu,” kata Kakam Sereh Steven meyakinkan (Daniel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *