Detak Papua
NEWS TICKER

HYU MINTA AHY TETAPKAN KADER YANG NASIONALIS DAN BERWATAK NEGARAWAN SEBAGAI KETUA DPD PARTAI DEMOKRAT PROVINSI PAPUA

Rabu, 6 April 2022 | 4:44 pm
Reporter:
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 14

*Diskusi singkat Ketua Umum GERCIN Hendrik Yance Udam (HYU) bersama Anggota Gercin disalah satu hotel di Jayapura.

 

 

Jayapura. Detakpapua.com|| Dinamika Pemilihan  Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua terus memanas Hasil Musyawarah Daerah (Musda) IV Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua, memutuskan  Bupati Mamberamo Tengah  Ricky Ham Pagawak SH M.Si (RHP) dan Gubernur Provinsi Papua  Lukas Enembe S.IP MH  (LE) sebagai Calon Ketua DPD Partai Demokrat  Provinsi Papua periode 2022-2027. RHP di dukung oleh 19 DPC Partai Demokrat dan LE di dukung oleh 10  DPC Partai Demokrat.

Mekanisme pelaksanaan Musda IV Partai Demokrat Provinsi Papua tahun 2022 sesuai Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga Partai tahun 2020 hanya menetapkan nama calon ketua DPD yang kemudian dikirim ke DPP Partai Demokrat  untuk mengikuti tahapan selanjutnya yaitu fit and proper test, oleh tim 3 DPP Partai  Demokrat. di Jakarta

Hal ini mendapatkan tangapan serius Hendrik Yance Udam Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia ( DPN Gercin Indonesia ) yang di temui di salah satu hotel  di Jayapura selasa 5 maret 2022. Kepada insan media Udam menyampaikan harapannya agar,” Tim 3 yang di bentuk oleh  DPP Partai Demokrat  secara arif dan bijaksana dapat melakukan fit and proper test  dalam menjaring ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.

 Hendrik Yance Udam juga meminta Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) untuk dapat menetapkan kader Partai Demokrat  yang berjiwa  nasionalis dan negarawan untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi  Papua. Sehingga dapat memberikan konstribusi politik dalam menjaga eksistensi NKRI di Tanah Papua. Udam menyampaikan hal ini dengan alasan “melihat situasi Kondisi dan isu politik di Papua akhir-akhir ini tidak hanya menjadi konsumsi public secara nasional,  namun sudah menjadi isu politik internasional. Udam menegaskan ini bagaikan bara Api dalam sekam yang sewaktu – waktu dapat memanas  dan membuat konflik horizontal dan vertical yang terjadi di Papua, serta secara nasional.

Partai Demokrat di  Provinsi Papua sangat berperan penting  dalam menjaga kepentingan Negara serta keutuhan NKRI di Tanah Papua. Oleh sebab itu ia juga meminta kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat AHY untuk  menetapkan kader Partai Demokrat  yang bermental  NKRI.

Lebih jauh Udam menambakan bahwa,” dirinya tidak melakukan intervensi kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat AHY  itu adalah hak perogatifnya. Namun melihat realitas  politik di  Provinsi Papua pihaknya sebagai pegiat  isu – isu kebangsaan sangat capek dan lelah menghadapi kelompok – kelompok yang kontra dengan isu – isu kebangsaan NKRI di Tanah Papua oleh sebab itu di butuhkan peran serta Ketua – Ketua Partai Politik  di Papua  yang memliki jiwa nasionalis sebagai  dapat menjadi mitra strategis dalam  merawat Papua dalam kebinekaan NKRI tegasnya. Hendrik yance Udam juga berpendapat bahwa gejolak di papua ini, Karena salah satu persoalan Papua hari ini adalah pada pengelolaan kekuasaan  politik di Papua yang tidak maksimal. Hendrik Yance Udam yang juga merupakan salah satu Ketua Partai Politik ini menduga ada pemimpin parpol di tingkat Provinsi dan Kabupaten yang bermain dua kaki. Satu sisi  mendapatkan kekuasaan Politik  dan satu sisi masi merawat kelompok – kelompok yang  yang berseberangan  Ideologi dengan NKRI. Hal ini tidak boleh terjadi Papua sebab dapat mengorbakan rakyat kecil yang tidak bersalah dan membuat Papua tetap menjadi daerah termiskin di Indonesia ucapnya.

Sebab jikalau Ketum DPP PD AHY salah memilih kader Partai Demokrat untuk menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua maka akan berdampak negative bagi eksistensi NKRI di Tanah Papua serta pencalonan AHY sebagai Capres 2024,” Koar HYU

HYU juga menyarankan kepada Ketum DPP PD AHY bahwa,”  DPP Partai Demokrat bisa berkaca dari musda musda DPD Partai Demokrat yang ada salah satu contohnya adalah hasil musda DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur  yaitu  kandidat ketua DPD PD Provinsi Jawa Timur Bayu Erlangga unggul meraih dukungan 25 DPC dan Kandidat Emil Dardak hnya mendapat dukungan 13 DPC namun saat hasil pemilihan dibawa ke DPP justru Emil Dardak yang hanya mengantongi dukugan 13 DPC di tetapkan oleh DPD Partai Demokrat sebagai Ketua DPD Partai  Demokrat Provinsi Jawa Timur.

Dari Pengalaman politik tersebut pula saya  berharap agar supaya  pengambilan keputusan untuk siapa yang  terpilih menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua  oleh Ketua Umum  DPP Partai Demokrat AHY  agar bisa lebih arif dan bijkasana sehingga tidak menimbulkan konflik politik yang berkepanjangan di Papua,” Harap HYU Optimis (Daniel)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer