Detak Papua
NEWS TICKER

YEHEZKIEL YOHANES LAMPAH SUBAN: Saya Percaya Tuhan akan Bangkitkan Generasi Muda Papua

Monday, 1 February 2021 | 4:10 pm
Reporter: maloali Jimmy
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 310

Yehezkiel Yohanes Lampah Suban (insert photo Ketika Pelayanan di Pedalaman Papua)

DETAKPAPUA.com |MANOKWARI | Senin-01 February-2021 – Yehezkiel Yohanes Lampah, demikian anak muda ini memperkenalkan namanya dengan lengkap kepada detakpapua.com, saat dimintai kesediaan waktunya, untuk melakukan wawancara singkat, usai melayani umat Tuhan di Gereja Bethany Grace and Glory Manokwari. Pemuda berusia 21 tahun ini kerapkali melakukan Pelayanan di tanah Papua. Sebagian besar wilayah provinsi Papua sudah didatangi olehnya. Perjalanan di Papua bukan sekedar perjalanan biasa. Perjalanan yang dilakukan ini merupakan perjalanan misi penginjilan merebut kembali Generasi, mempersiapkan generasi Papua agar tidak tenggelam dalam hiruk pikuk kemajuan dunia dan teknologinya yang penuh dengan pengaruh negatif, yang dapat mematikan potensi-potensi generasi muda Papua.

Yehezkiel baru saja selesai menyampaikan firman Tuhan pada ibadah Raya bersama Jemaat Bethany Grace and Glory, yang di Gembalakan oleh PS.Yusuf Djoyo Usodo, di kawasan Ruko Bambu Kuning jalan Trikora Wosi.  Dalam sesi wawancara ini awak media mencoba menggali apa esensi pesan dari firman Tuhan yang disampaikan kepada umat Tuhan di gereja ini. Pertanyaan ini kemudian di jawab dengan lugas, bahwa pada ibadah kali ini ia menyampaikan pesan kepada umat Tuhan  tentang Yesus Membangkitkan anak muda di “Nain”.

 Sebelum kita masuk lebih jauh, perlu kita ketahui bersama bahwa Yehezkiel Yohanes Lampah, sudah mengalami panggilan Tuhan untuk ke-Papua sejak usia 9 tahun. Setelah mengalami panggilan Tuhan ini ia telah melakukan pelayanan sampai ke distrik-distrik di pedalaman Papua,bahkan pernah melakukan perjalanan panjang menyusuri sungai dalam rangka pelayanan dari Asmat sampai ke Pedalaman Yahukimo. Sebagian besar wilayah Papua sudah di datanginya. Dari obrolan kecil kami dalam sesi wawancara ini, detakpapua mencoba menggali  apa misi yang sedang di embannya saat ini bagi Papua? Dengan tegas mantan penginjil cilik ini menjawab, Tuhan percayakan padanya misi untuk membangkitkan Generasi Papua. ”Generasi Papua hari-hari ini sedang mengalami kematian dalam berbagai hal, sehingga generasi Papua hari-hari ini hidup dalam pergaulan bebas, kemabukan, dan berbagai hal negatif lainnya yang merugikan; sehingga generasi Papua hari-hari ini ibaratnya sedang di usung seperti orang mati. Namun saya percaya Tuhan Yesus yang menolong, Tuhan Yesus yang membangkitkan anak muda di “Nain” itu, sanggup juga membangkitkan Generasi Papua, Saya Percaya Tuhan Yesus  Sanggup selamatkan generasi Papua”. Hal ini diungkapkannya sesuai dengan thema Kotbah yang disampaikannya kepada jemaat di Gereja Bethany Indonesia Grace and Glory  yang terambil dari injil Lukas 7:11-17.

 Ada beberapa hal yang menarik dari apa yang disampikan oleh mantan Pengkotbah cilik yang sudah beberapa tahun terakhir  ini konsen melakukan penginjilan di wilayah-wilayah pedalaman Papua. Salah satunya yaitu tentang “Figur” khususnya Generasi Milenial. Mahasiswa di The Hebrew university of Jerusalem ini berpendapat bahwa generasi perlu melihat figur karena figur bisa dijadikan teladan.

Ketika media ini bertanya apa pesan khusus bagi Generasi muda Papua?, Mahasiswa yang sudah mencapai level 4 pendidikan bahasa Ibrani di Hebrew University ini menyampaikan, “Saya Percaya Generasi muda Papua Tuhan mau Pakai, Saya Percaya bahwa anak-anak muda  Papua Tuhan akan Bangkitkan, dan saya sudah memulai dari saya yang Tuhan sudah Pakai sejak usia muda, saya rindu Generasi muda Papua Juga mengalaminya. Bukan soal banyaknya, satu orangpun bisa  Tuhan pakai untuk menyelamatkan ribuan, yaitu diberkati untuk memberkati, itu yang ingin saya sampaikan” ungkapnya.     

 Setelah tiba dari Yerusalem 6 Bulan Lalu, Yehezkiel langsung terlibat dalam pelayanan. Pemuda berusia 21 tahun ini sudah ada di Papua selama Kurang lebih satu bulan lamanya. Terkait Pelayanannya di Manokwari disampaikannya kepada media ini, ada kerinduan besar untuk pelayanan ke Provinsi Papua Barat seperti ke Sorong, Raja Ampat dan beberapa tempat lainnya di Papua Barat selain di Manokwari. Demikian disampaikan mahasiswa level 4 pendidikan bahasa Ibrani di The Hebrew University of Jerusalem. Terkait pendidikannya ini, Yehezkiel Yohanes Lampah masih harus menempuh pendidikan selama 1 tahun 6 bulan lagi untuk menyelesaikan pendidikan Bahasa Ibrani yang menjadi Konsentrasinya saat ini. Selaras dengan pendidikannya di Israel, sebagai penginjil Yehezkiel juga menyampaikan salah satu pesan Tuhan kepadanya bahwa akan ada anak-anak Papua yang menimba ilmu ke Israel. Dengan dirinya bersekolah di Israel, menjadi tanda akan sebuah harapan baru bahwa apa yang di pesan-kan Tuhan kepadanya ingin di wujudkan melalui pendidikan dengan membuka akses bagi generasi Papua agar dapat mengenyam pendidikan di Israel.

 Untuk mewujudkan visi Tuhan dalam pelayanannya, sudah banyak anak-anak muda Papua yang dikirim untuk training di Bekasi (Indonesia) dan ke Phlipina untuk Sekolah Misi. Ini khususnya untuk pendidikan pembentukan Karakter Rohani (Manusia Roh). Selain ditempa dalam pembentukan manusia Roh-nya, anak-anak Papua yang disekolahkan ini juga di training untuk dapat menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dengan baik. Bahkan beberapa waktu lalu di Papua dirinya juga sempat bertemu Ketua  MRP Papua , Sektretaris DPR Papua dan juga sejumlah Bupati untuk menyampaikan bahwa saat ini sudah ada jalur bagi anak-anak Papua untuk dapat mengenyam pendidikan di  Israel, dan pendidikan di Israel boleh memilih pendidikan apa saja di luar dari pendidikan misionari.

Dalam kesempatan inipun Yehezkiel Yohanes Lampah berpesan kepada generasi muda di Manokwari, seperti ini : “ saya mau berpesan; mari jaga kegerakan di Manokwari, supaya injil jangan hanya menjadi sejarah masuk ke Papua melalui Manokwari, tetapi orang manokwari, khususnya anak-anak muda harus menjaga kegerakan injil itu tetap menyala”. Selamat HUT Pekabaran Injil ke-166 tahun 5 February 2021 (mJ).

 

 

 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer