Detak Papua
NEWS TICKER

SAMBUT HUT KE-43 GKI NAZARET FANINDI PANTAI GELAR LOMBA PADUAN SUARA

Sunday, 13 June 2021 | 1:27 pm
Reporter: Jimmy Maloali
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 215

Insert Photo:   Paduan suara Rayon Empat saat mendapat Giliran Tampil di Hadapan Juri dan Jemaat

Manokwari detak Papua. Perkembangan musik dan nyanyian semakin maju seiring dengan perkembangan teknologi yang terus mengalami perubahan sesuai perkembanganb jaman. Bahkan memasuki era millennium seperti saat ini perkembangan musik dan nyanyian secara perlahan-lahan mulai mengalami pergeseran.  Demikian juga dengan paduan suara gerejawi yang semakin hari-semakin tenggelam dalam hiruk pikuk perkembangan musik modern. Lalu bagaimana kita harus melestarikannya? Salah satu upaya pelestarian Paduan suara bisa dilakukan melalui Gereja, dengan menggelar lomba paduan suara gerejawi seperti yang dilakukan oleh Jemaat GKI Nazaret  Fanindi Pantai Manokwari.

Maka menyambut hari Jadinya ke 43 Tahun, Gereja Kristen Injili Nazaret Fanindi Pantai menggelar lomba Paduan Suara gerejawi antara rayon sesama  Jemaat.  Pelaksanaan lomba Paduan Suara ini dilaksanakan di Gedung gereja GKI Nazaret fanindi. Pdt. Yoas Y. Ayomi Ketua Majelis Gereja kepada detak papua menyampaikan, lomba paduan suara yang dilaksanakan hari  Sabtu 12 Juni 2021 merupakan lomba kedua. Sebelumnya GKI Nazaret Fanindi Pantai sudah melakukan kegiatan serupa sekitar 3 tahun lalu. Ini merupakan kali kedua Lomba Paduan suara gerejawi bagi jemaat GKI Nazaret Fanindi Pantai dalam memperebutkan piala bergilir. Sementara ini Piala bergilir ada pada Rayon dua sebagai pemenang pada lomba paduan suara gerejawi pertama.

Membangun sebuah kelompok paduan suara tidaklah mudah. Hal ini diakui oleh Pdt.Yoas Ayomi ketika diwawancarai oleh media ini. Ketua Majelis menyampaikan, pada awalnya jemaat merasa pesimis dengan kegiatan ini. Tetapi sebagai pelayan Tuhan, sebagai ketua majelis dirinya merasa perlu  melaksanbakan lomba paduan suara, karena bernyanyi didalam kelompok paduan suara memiliki prinsip-prinsip edukasi yang kuat. Pendeta Yoas menegaskan, bahwa didalam paduan suara kita bukan hanya sekedar bernyanyi saja, tetapi kita benar-benar belajar bernyanyi dengan benar. Ketika kita bernyanyi dengan benar maka sudah tentu baik. Dan apabila kita bernyanyi dengan benar maka itu bagian dari memuliakan Tuhan.

Selanjutnya Ketua Majelis GKI Nazaret Fanindi Pantai juga mengungkapkan bahwa dirinya memang diutus oleh sinode untuk mengajar bernyanyi Mazmur dan nyanyian rohani di SPGJ Manokwari. paduan suara gerejawi ini penting untuk melibatkan anak-anak muda. Karena ia berpandangan bahwa jaman ini kebanyakan anak muda terlena dengan perkembanmgan musik kontemporer. Oleh sebab itu pelaksanaan lomba paduan suara Gerejawi ini sebagai perekat bagi warga gereja terutama pemuda sebagai tulang punggung gereja dalam melestarikan nyanyian terutama Mazmur dan nyanyian Rohani.

Menutup wawancaranya bersama media ini pendeta Yoas juga menyampaikan pesan sesuai tema lomba paduan suara kali ini; MICERE CORDIAS DOMINE yang berarti “Jiwaku hendak Menyanyikan Kasih Setia Tuhan selama-lamanya”

Untuk sekedar diketahui lomba paduan suara Gerejawi GKI Nazaret Fanindi pantai ini dimenangkan oleh  Paduan suara dengan nomor undian 04, dengan total jumlah nilai seribu delapan ratus. Ranking ke dua dengan jumlah nilai seribu tujuh ratus Sembilan puluh enam jatuh pada nomor undian 01, sedangkan ranking ketiga dengan jumlah nilai seribu tujuh ratus empat puluh empat jatuh pada nomor undian 03 dan rangking ke empat dengan jumlah nilai seribu tujuh ratus Sembilan jatuh pada nomor undian 02.

Lomba Paduan suara ini diakhiri dengan penyerahan Piala baik piala bergilir dan piala tetap oleh Ketua Majelis, sekretaris Jemaat dan juga tim juri (mj).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer