Detak Papua
NEWS TICKER

Penandatanganan Kontrak simbolis Paket Tender/ seleksi dini Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2021

Friday, 15 January 2021 | 9:32 pm
Reporter: Maloali Jimmy
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 201

DETAKPAPUA.com | Manokwari – Papua Barat | Jumat 15 JANUARI 2021 – Sejumlah Pekerja Konstruksi menghadiri Penandatanganan Kontrak simbolis Paket Tender/ seleksi dini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun Anggaran 2021 di Kantor Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan wilayah Papua II

 

Penandatanganan Kontrak simbolis Paket Tender seleksi dini kementerian PUPR  ini dilakukan secara virtual serentak diseluruh Indonesia, demikian Juga di Provinsi Papua Barat. Pelaksanaan penandatanganan simbolis ini di awali dengan upacara seremonial menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pekerjaan Umum yang juga di pandu langsung secara virtual, diikuti oleh para pejabat dan Pekerja Konstruksi yang hadir di Kantor Balai Penyedia Perumahan Provinsi Papua Barat.

Usai menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pekerjaan Umum, dilanjutkan dengan Laporan Menteri Pekerjaan Umum. Dalam laporannya Menteri PUPR menyampaikan bahwa Kementerian PUPR telah menindaklanjuti perintah Presiden untuk mempercepat pelaksanaan anggaran tahun 2021 dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Selanjutnya dalam laporannya Menteri PUPR Basuki Hadimulyono menyampaikan bahwa sejak Oktober 2020 Kementerian PUPR telah melaksanakan tender seleksi dini untuk 3.175 paket dengan nilai total 38,6 triliun rupiah. Hingga hari ini tanggal 15 Januari 2021 telah diselesaikan proses tender 1.191 paket senilai 14,6 triliun rupiah dengan rincian sebagai berikut. 209 paket senilai 2,1 triliun telah selesai tender. 982 paket senilai 12,5triliun rupiah akan ditandatangani secara serentak pada pagi hari ini (15/januari/2021) yang akan disaksikan langsung oleh bapak presiden.

Penandatanganan kontrak ini dilaksanakan secara serentak oleh para pejabat pembuat komitmen dan penyedia jasa konstruksi di kantor-kantor  Balai PUPR di 34 Provinsi. Untuk tahap selanjutnya hingga akhir februari 2021, 1.984 paket senilai 24 triliun akan selesai ditandatangani kontraknya. Kemudian pada bulan maret 2021, akan pula diselesaikan untuk 1553 paket senilai 40 triliun. Sedangkan sisanya akan kami upayakan diselesaikan pada maret 2021 imbuhnya.

Selanjutnya dalam laporannya dihadapan Presiden yang juga disaksikan secara virtual oleh para pejabat pembuat komitmen, dan seluruh kepala Balai di seluruh Indonesia, Menteri PUPUR menyampaikan dengan membayar uang muka tehadap kontrak-kontrak paket yang baru ditandatangani pagi hari ini, dan pembayaran termin multi year kontrak lanjutan dari tahun 2021 kami perkirakan penyerapan anggaran PUPR hingga akhir januari nanti akan mencapai 14,8 triliun atau senilai 9,9% dari total pagu DIPA PUPR sebesar 149,7 triliun Rupiah pungkasnya. Usai menyampaikan laporan, dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak simbolis paket tender oleh pejabat pembuat komitmen dan pelaku konstruksi.

 Pada kesempatan ini presiden Republik Indonesia Joko widodo menyampaikan, bahwa Pada tahun 2021 kementerian PUPR mendapatkan porsi anggaran yang sangat besar nilainya yakni 149,8 triliun rupiah. Karena itu presiden mengingatkan kepada seluruh jajaran di kementerian PUPR, agar anggaran yang besar ini di ikuti dengan dampak yang signifikan pula. Kepala Negara menyampaikan bahwa dengan anggaran yang begitu besar harus mampu memberikan  daya ungkit bagi ekonomi negara. Dengan anggaran yang begitu besar, harus dapat membuat sektor konstruksi nasional bergeliat kembali. Ditekankan oleh Kepala Negara, karena dengan bergeraknya kembali sektor konstruksi bukan saja memberikan kesempatan kerja bagi para pekerja konstruksi tapi juga akan menggerakkan rante pasok sektor kontraktor. Memberikan multi player effek yang luas bagi industri yang terkait dengan konstruksi, menggerakan industri baja, semen, alat berat dan juga sektor informal lainnya. Di penghujung sambutannya Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyampaikan penghargaan kepada kementerian PUPR atas upaya yang dilakukan sejak oktober 2020 telah melakukan percepatan dalam proses tender atau seleksi dini.

Jokowi menyampaikan ia menerima laporan sampai tanggal 15 januari 2021 ada 209 paket senilai 2,1 triliun paket tender telah selesai dan 982 paket dengan nilai 12 setengah triliun rupiah telah selesai tender dan telah siap ditandatangani dan tadi sudah dilakukan. Saya mencatat sisa paket infrastruktur yang belum di tenderkan masih cukup banyak, untuk itu saya minta pada menteri PUPR agar dilakukan percepatan sehingga di kuartal pertama paket sudah di tenderkan dan sudah di tandatangani kontraknya ini penting dalam rangka menggerakan pertumbuhan ekonomi kita. Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran PUPR, tahun 2021, kita harus bekerja lebih cepat lagi. Kita harus sadar kita masih dalam kondisi krisis, semangatnya harus berbeda, auranya harus berbeda, harus pindah ke chanel ekstra ordinary. Dengan bekerja lebih cepat maka kita bisa memberikan daya ungkit pada pertumbuhan ekonomi. Dan tahun 2020 pertumbuhan ekonomi kita mengalami kontraksi yang cukup dalam, sempat turun di minus 5,32 di kuartal ke 2 2020. Dan membaik menjadi minus 3,49 % di kuartal 2020 meskipun minus tapi membaik. Dan kita berharap di kuartal ke empat 2020 dan kuartal pertama 2021 pertumbuhan ekonomi negara kita mengalami pemulihan kembali ucapnya. Sekali lagi kuncinya adalah kecepatan kita dalam bekerja, apa lagi dimasa pandemik, proyek-proyek padat karya perlu di pacu. Yang terakhir walaupun kita bekerja cepat, tetap menggunakan proses yang benar, harus transparan sesuai aturan, dan juga yang paling penting outcome-nya juga di jaga agar memiliki dampak yang signifikan bagi pemulihan ekonomi Negara kita (mj&anes)

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer