Detak Papua
NEWS TICKER

“MINUMAN KERAS ITU KEBUTUHAN PRIMER” BUPATI ROMANUS MBARAKA : ITU ADALAH PERNYATAAN WAJAR.

Kamis, 16 September 2021 | 8:11 pm
Reporter: MICHELA KAIZE
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 264

Insert Photo : Bupati  Merauke Romanus Mbaraka, ketika di wawancarai oleh awak Media

Merauke Detakpapua.Com.| Terkait Pelaksanaan PON XX Papua, maka, Pemerintah Kabupaten Merauke akan menutup total penjualan Miras di Kota Merauke. Hal ini disampaikan Bupati  Merauke Romanus Mbaraka kepada insan pers diruangkerjanya.  Penutupaa sementara ini guna menata dan mengelola kembali peredaran minuman ini secara baik. Bupati Romanus menyampaikan, terkait penyebaran dan penjualan minuman keras di Kota Merauke akan ditata kembali. Penataan ini bisa dilakukan dengan penutupan atau juga dengan melakukan manajemen kontrol yang baik. Hal ini disampaikan Bupati Romanus terkait pemberitaan media tentang pernyataannya yang menyatakan Minuman Keras adalah kebutuhan Primer. Guna klarifikasi berita miring tentang pernyataannya tersebut, Bupati Merauke menyampaikan pernyataannya itu, adalah pernyataan yang wajar.

Kepada insan pers Bupati Romanus menyampaikan jika berpegang pada prinsip pribadinya, ijin peredaran Miras pasti akan ditutup. Tetapi di tutup dengan menggunakan tata kelola yang baik. Bupati menyampaikan hal ini karena sesuai dengan pengalaman selama dua periode memimpin Merauke, ada warga masyarakat yang menyampaikan keberatan terkait penutupan Miras ini karena dengan menjual Shopy (Miras Lokal) warga menyekolahkan anak-anak mereka. Orang nomor satu di Kabupaten Merauke ini mengakui banyak orang yang mengatakan haram dan tidak layak dan sebagainya, tetapi ia berpendapat hal tersebut kembali kepada masing-masing pribadi.

Oleh sebab itu untuk mengambil langkah-langkah bijak, harus ada tata kelola yang baik ungkap Bupati. Penjualan Miras yang dianggap membahayakan kesehatan, dan yang menghancurkan kehidupan generasi muda akan segera ditertibkan. Apa lagi menjelang PON nanti pasti kita akan tutup tegasnya.

Selain menyampaikan kesiapannya membatasi peredaran Miras, Bupati juga mempertanyakan terkait penjualan secara Online. Kita akan tutup total. Tetapi siapa yang akan mengontrol ketika mereka online bisnis??  tanya Bupati. Pesan online dan antar barang melalui kurirpun kita tidak tahu jelasnya. Oleh sebab itu pihaknya akan melakukan manajemen Kontrol sebagai salah satu alat kendali. Untuk PON kita tetap akan tutup !. tetapi onlinenya pasti jalan saya yakin itu, ujar Bupati.

Bupati juga menghimbau agar masyarakat harus saling mendukung satu sama lain dalam membangun kabupaten Merauke, serta berhenti untuk saling mengoreksi. Koreksi memang perlu dilakukan terhadap pemimpin, tetapi koreksi itu harus disertai dengan pemberian Solusi, itu akan jauh lebih baik sehingga kita menjaga cita-cita luhur dalam mebangun negeri kita “Sejahtera Rakyatku Maju Negeriku.” Semua untuk kesejahteraan rakyat Merauke.

Kepada insan pers Bupati Kabupaten Merauke dua Periode ini menegaskan kembali, penutupan tetap akan dilakukan tetapi melalui pengelolaan manajemen yang baik. Jika kita tutup total, yakinlah pasti akan ada melalui jaringan online atau bisa juga order privat. Kita tidak boleh menjadi orang bermulut besar dan sombong. Kita teriak tutup tetapi kenyataannya masih banyak orang mabuk dijalan-jalan.

Kepada Wartawan Bupati menyampaikan akan bertemu seluruh jajaran Forkopinda, khususnya Polres dan Kodim dalam rangka penertiban outlet minuman keras yang berjumlah kurang lebih 20-an dan tersebar dikota Merauke. Bupati menegaskan ijin akan dicabut untuk sementara hingga selesai melakukan penataan kembali. Bahkan tempat-tempat penjualan di sudut-sudut maupun pinggiran kota saya akan tutup tegas Orang nomor satu di Kabupaten Merauke ini.

Penutupan seperti ini pernah dilakukan ketika Covid-19 merebak. Ketika dilakukan penutupan bandara jumlah pasien Covid drastis mengalami penurunan. Syarat PCR yang diterapkan ternyata berhasil dan penyebaran covid di Kabupaten Merauke terkendali. Pengalaman ini juga yang akan dipakai untuk pengendalian Miras di Kota Merauke. Pengendalian Miras ini tidak ada kepentingan politik didalamnya ujar Bupati

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer