Detak Papua
NEWS TICKER

MERASA TAK NYAMAN WABUP JAYAPURA “PAMIT” DARI PARTAI NASDEM

Wednesday, 9 June 2021 | 12:28 pm
Reporter: Daniel Eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 414

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro saat memberikan keterangan pers usai pelaksanaan Sidang Paripurna di gedung DPRD Kabupaten Jayapura

 

Kabupaten  JAYAPURA detak papua.com.   Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Giri Wijayantoro undur diri dari Parati Nasional Demokrat.  Pamitnya Giri dari Partai besutan Surya Paloh itu dengan alas an yang cukup masuk akal, karena dirinya berpikir untuk masa depan yang lebih baik dan nyaman dalam menyambut pesta politik 2024.

“Kalau kita lihat pindah haluan  dalam berpolitik dari  sudut pemerintahannya, saya kira itu bagus  ungkapnya kepada pegiat berita. Menurut Giri,  hal ini bukan berarti negatif karena memperkuat kursi di DPRD, yang tadinya empat kursi sekarang menjadi tujuh kursi dengan tambahnya saya di PKB.  Jadi saya kira di legislatif makin bagus dan kuat,” kata Giri Wijayantoro kepada wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna LKPJ Bupati Jayapura Tahun Anggaran 2020, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (8/6/2021).

Selanjutnya Giri juga menyampaikan ia juga harus berpikir bagaimana kedepannya nanti. Konstelasi Politik menuju 2024 itu ditentukan dari langkah saat ini. Oleh sebab itulah ia mengambil sikap untuk tidak bertahan di Partai Nasdem .  Jadi saya harus bersikap ! tidak harus bertahan jika merasa sudah tidak nyaman ya ngapain saya harus bertahan ujarnya kepada insan pers.

Ditanya, mengenai alasan pindah ke PKB, Wakil Bupati Kabupaten Jayapura ini menyatakan sudah tidak merasa nyaman lagi di Partai NasDem. Dan keadaan ketidak-nyamanan ini sudah dirasakan sejak akhir tahun 2020 lalu.“Ya, saya tidak nyaman aja di NasDem, sehingga saya memilih pindah partai. Saya sudah sampaikan di akhir tahun kepada Bupati, tapi ternyata tidak ada yang dia perbaiki, ya terpaksa saya harus bergeser untuk berpikir masa depan saya,” katanya.

Namun, lebih lanjut ia menyampaikan, dirinya tidak bisa bertahan terus dengan orang-orang yang hanya mementingkan diri sendiri dari pada kepentingan orang lain khususnya  yang ada di internal Partai NasDem.  Apapun resikonya saya siap untuk hadapi, termasuk kemungkinan PAW  seperti  halnya jika anggota DPRD pindah partai,” tegas Pak. Giri, sapan akrab warga terhadap dirinya.

Giri mengaku tidak takut bila dipecat sebagai orang nomor  dua di Kabupaten Jayapura dari Partai NasDem, yang telah memuluskan jalannya menjadi wakil Bupati Jayapura.

Inilah bentuk sikap hati yang harus disampaikan. Kalau memang akhirnya akan dipecat dari jabatan wakil bupati, mengapa harus takut? Orang nomor dua di kabupaten Jayapura ini  berpendapat bahwa membangun satu negara atau pemerintahan harus ada dalam sebuah keselarasan. Harus ada  kekompakan. Dan selama ini saya selalu berdiri tegar dalam membantu Bupati mensukseskan program-program yang ada tanpa harus kita melihat persoalan internal,” ucap Mantan Ketua DPD NasDem Kabupaten Jayapura itu.

Menurutnya, Negara dan Pemerintahan itu harus elegan. Jangan kita terpecah belah karena berbagai kepentingan. Ada waktunya untuk kita bisa mengambil sikap agar lebih elegan, lebih lugas dan menjadi contoh yang baik buat masyarakat kita di daerah ini.

“Kalau sebagai Wakil Bupati, saya kira jaman nya (Alm) Roberth Djoensoe (Wakil Bupati Jayapura sebelumnya) sudah tergambar, begitupun dijamannya saya lebih parah lagi. Nah, itu tidak perlu kita malu lagi karena memang kepemimpinannya seperti  itu dan kita ingin merubah yang lebih baik lagi,” tuturnya.

“Lebih baik saya tidak bergabung dan memilih keluar dari NasDem, agar tidak menggangu komunitas yang ada atau yang sudah mereka bangun saat ini. “Saya pindah partai karena saya merasa tidak nyaman”,  sepertinya tidak bagus juga buat saya kalau tetap bertahan di partai NasDem. Saya kira kita sudah banyak melihat ya, termasuk kabinet di pemerintahan ini harus diperbaiki kedepan. Tidak boleh lah kalau keluarga terlalu ditonjolkan, itu gak bagus juga loh,” kata Wakil Bupati Jayapura ini menutup wawancara bersama insan media.

Tak lama setelah mengundurkan diri dari Partai NasDem, Giri pun diusulkan sebagai ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Jayapura (DaniEl).

 

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer