Detak Papua
NEWS TICKER

KEPALA SUKU (ONDOFOLO) DI SENTANI MEMPUNYAI DERAJAT DAN OTORITAS SANGAT TINGGI

Sabtu, 25 September 2021 | 6:05 am
Reporter: Daniel Eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 651

Insert :Frangklin F Wahey, S.Sos.M.KP, Intelektual muda Papua asal Sentani,(docFEW).

 

Sentani – Jayapura | DetakPapua.com,||Bicara soal Hak Adat dan Budaya di Papua, hal tersebut bukan hal baru, setiap Pemimpin dalam satu Suku, yang disebut Kepala suku (masyarakat sentani menyebutnya  “Ondofolo”). Kepala suku (Ondofolo) di sentani adalah seseorang yang memangku Jabatan tertinggi dalam suku nya.   Jabatan Ondofolo ini juga diikuti kuasa atau otiritas yang sangat besar. Untuk suku Sentani Ondofolo atau Kepala suku adalah Warisan turun temurun, dan sangat dihormati oleh masyarakat suku tersebut.

Demikian disampaikan salah seorang tokoh muda asal sentani, Frangklin Wahey, S.sos.M.Kp. Wahey berpandangan bahwa seorang Ondofolo dalam tatanan Adat Orang sentani memiliki kuasa dan otoritas sangat besar. Perintahnya adalah kuasa tertinggi dalam tatanan hidup adat suku sentani. Oleh sebab itu, seorang Ondofolo baik didalam Kampungnya maupun di Kampung lainnya di sentani sangat di Hormati tegas Franklin wahey. Wahey, menambahkan, sehebat apapun kita, setinggi apapun jabatan kita, jika kita kembali kekampung maka, wajib  menghormati dan menghargai seorang Ondofolo di Kampung kita.

Jika mengikuti tatanan adat dan budaya yang murni, yang sudah diwarisi sebagai tradisi turun temurun, sesungguhnya tatanan adat sangat teratur dan memiliki penjenjangan (hirarki) yang jelas. Dan dalam budaya dan adat Orang sentani, hal ini sudah menyatu dengan kehidupan adat dan budayanya. ” Oleh sebab itu, maka, masalah Adat akan dikembalikan ke Adat biarkan Adat selesaikan dengan caranya. Jika ini terjadi, maka, orang atau oknum yang  bertangung jawab akan menyelesaikan kembali semua kerugian akibat masalah yang ditimbulkannya jelas eks Ketua KNPI Kabupaten Jayapura dua Periode ini.

Kita punya Ondofolo se- Danau Sentani mulai dari Waibhu, Nolobhu sampai ke Ralibhu harus mulai bertindak sesuai tradisi, adat, dan budaya kita Orang sentani untuk penyelesaian berbagai masalah yang ada hubungannya dengan orang Sentani. Mengapa ini harus dilakukan? Supaya kita menjaga wibawah dan marwah Ondofolo di Kampung tetap memiliki otoritas, disegani dan dihormati. Wahey mencontohkan seperti Kasus ONDOFOLO  Kampung Sereh, Yanto Khomlay Eluay, ini menjadi Efek jera buat semua rakyat di kampung – kampung,  untuk benar-benar  harus menghargai Ondofolonya.(daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer