IPTU BAHARUDIN BUTON : 14 HARI 169 KENDARAAN RODA DUA TERJARING OPERASI KESELAMATAN CARTENZ

  • Kasat Lantas Polres Jayapura. Baharudin Buton, ketika memberikan keterangan pers kepada awak media diruang kerjanya.

 

Sentani-Detakpapua.com,||Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2022 di wilayah Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, sebanyak 169 kendaraan roda dua terjaring razia. Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., melalui Kasat Lantas Polres Jayapura Iptu Baharudin Buton, ketika disambangi wartawan di ruang kerjanya, Selasa 15 Maret 2022.

Menurut Kasat Lantas Polres Jayapura Iptu Baharudin Buton, selama 14 hari operasi Keselamatan Cartenz 2022, sebanyak 169 kendaraan roda dua di wilayah Kota Sentani Kabupaten Jayapura.terjaring razia.

“Jadi terkait hasil operasi kemarin untuk pengendara yang melanggar dan langsung ditilang itu sebanyak 169. Jenis pelanggaran dari kendaraan roda dua yang terjaring terdiri dari 97 tidak menggunakan helm, 12 tidak memiliki atau membawa SIM, 40 lupa membawa atau tidak ada STNK dan pelanggaran kelengkapan seperti plat nomor kendaraan sebanyak 20,” terang Iptu Baharudin Buton yang baru sehari bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Jayapura menggantikan Kasat Lantas yang lama AKP Jusman Mori.

Lanjut Iptu Bahar Buton mengatakan, dari 169 kendaraan roda dua yang terjaring, rata-rata pelanggarannya tidak memakai helm, tidak membawa SIM, dan kelengkapan lainnya seperti kendaraan tanpa plat nomor dan surat-surat kendaraan yang mati pajak.

“Itu hasil dari operasi Keselamatan Cartenz 2022 selama 14 hari kami lakukan di wilayah Kota Sentani. Jadi semua kendaraan yang terjaring razia ditilang, dan tetap kami memberikan imbauan atau teguran-teguran kepada pengendara, tapi kalau kita lihat sudah membahayakan pengendara yang lain, pasti kami akan melakukan penegakan hukum di lapangan berupa penilangan. Hal ini agar dapat memberikan efek jera kepada pengendara yang tidak tertib berlalulintas,” ujar mantan Kanit Regident Satlantas Polres Jayapura tersebut.

Ia juga menyebutkan, melalui operasi Keselamatan Cartenz 2022 ini, bukan lihat dari berapa banyaknya angka pelanggaran. Akan tetapi, sejauh mana perubahan sikap dan perilaku masyarakat dalam berkendara dan mengutamakan keselamatan berlalulintas dengan baik dan benar.

Kasat Lantas berharap, masyarakat dapat mematuhi aturan berlalulintas dengan baik dan benar. Sehingga dengan menciptakan ketertiban berlalulintas. Dengan demikian maka, angka kecelakaan tentu akan menurun.

Selanjutnya mantan Kasat Lantas Polres Jayawijaya ini menegaskan,  meskipun operasi Keselamatan Cartenz ini telah berakhir, namun pihaknya akan tetap melaksanakan penegakan hukum bagi mereka yang melanggar aturan dan disiplin lalulintas,”. (Daniel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *