IBADAH & SYUKURAN PAUD NINGGEY KEMIRI BERLANGSUNG MERIAH

Insert : Tampak anak – anak saat mengikuti Ibadah Syukuran dan Ibadah Natal PAUD NINGGEY Kemiri, Kelurahan  Hynekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Sentani DetakPapua.com|| Masa Kecil menjadi masa yang paling bahagia dalam umur hidup manusia. Apalagi memasuki  momen-momen Natal seperti saat ini, anak-anak akan mengikutinya dengan antusias Perayaan Natal baik di sekolah maupun di Gereja.

Hal ini begitu terasa dalam Perayaan Natal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ninggey Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Di lokasi perayaan Natal, terlihat anak – anak begitu ceria dan bergembira mengikuti setiap prosesi demi prosesi pada perayaan Natal.

Natal PAUD Ninggey Kemiri juga mengusung tema Nasional, yakni “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan”1 Petrus 1:22, dan sub tema, “Melalui Perayaan Natal tahun ini, PAUD siap menjadi agen pembelajaran di masa pandemi Covid-19”.

Ibadah dan perayaan Natal yang dihadiri anak-anak, orang tua, serta pihbak Pengelola dipimpin oleh Pdt. Nikson Tukayo Wakil Gembala Gereja Baptis Jemaat Ninggey Kemiri.

Pengelola PAUD Ninggey Kemiri, Dorthea C. Mokay, kepada wartawan mengatakan, lembaga PAUD Ninggey Kemiri sangat bersukacita karena dapat merayakan Natal Kristus dan ramah tamah dalam suasana yang cukup sederhana. Dalam wawancaranya bersama media ini, Dorthea Mokay juga menyampaikan betapa pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini terutama anak usia 1 sampai dengan 5 tahun, karena di usia ini anak ada dalam bimbingan dan pembentukan mental spiritual untuk masa depan mereka.

“Seperti khotbah dari bapa pendeta (Nikson) Tukayo tadi, kami PAUD Ninggey Kemiri tetap menjadi berkat, walaupun masih di masa pandemi Covid-19,” ujar  Dorthea C. Mokay usai perayaan Natal bersama. Perayaan Natal PAUD Ninggey Kemiri juga dirangkai dengan acara syukuran gedung baru yang berada di samping Gereja Baptis Jemaat Ninggey Kemiri.

PAUD Ninggey di Kemiri ini didirikan pada bulan April tahun 2008 lalu dengan mengawali proses belajar di gedung Gereja Baptis Jemaat Ninggey Kemiri. Namun Pada tahun 2019 saat terjadinya bencana alam banjir bandang dan longsor, PAUD ini hanyut bersama Gedung Gereja terbawa arus banjir bandang.

Walaupun terdampak bencana namun oleh karena adanya motivasi dan semangat dari para guru di Paud ini, kami tetap lakukan pembelajaran terhadap anak-anak Paud Ninggey Kemiri,” jelas Dorthea C. Mokay. Bahkan “Berkat anugerah Tuhan, saat ini kami sudah memiliki gedung baru bantuan dari Pemerintah Kabupaten  Jayapura melaluib Dinas Pendidikan dan gedung baru PAUD Ninggey Kemiri akan digunakan pada tahun 2022 mendatang,” tukasnya (dani).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *