Detak Papua
NEWS TICKER

ELISA YARUSABRA : PERBUP 2021 ALOKASI DANA KAMPUNG DAN EKONOMI HIJAU

Thursday, 14 January 2021 | 9:46 pm
Reporter: Daniel eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 251

DETAKPAPUA.com | SENTANI – JAYAPURA | KAMIS 14 JANUARI 2021 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura bahas peraturan Bupati tentang Alokasi Dana Kampung dan Kampung Adat tahun 2021 dan Penerapannya.

 

Selain membahas peraturan Bupati tentang Alokasi Dana Kampung  dan penerapannya, pertemuan ini juga membahas peraturan Bupati tentang Kampung Ekonomi Hijau.

Untuk Alokasi Dana Kampung (ADK) akan dibagi dalam empat bagian diantaranya Alokasi Dasar, Alokasi Formula, Alokasi Kinerja dan Alokasi Afirmasi.(Kamis, 14/01/2021).

Dalam pembahasan ini terungkap ada dua kebijakan khusus bupati  yang segera akan dilaksanakan tahun 2021 ini, yang pertama adalah kebijakan tentang Kampung Adat yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017 – 2022, dan yang kedua tentang bagaimana Pemerintahan yang baik yang sesuai dengan Keadaan aslinya harus berjalan.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra., Anggaran Kampung sudah dialokasikan untuk pembelajaan afirmasi. Pembelanjaan  yang diatur diantaranya adalah operasional Kampung Adat, Honor Ondofolo/ dan atau Kepala Suku, dan juga belanja afirmasi lainnya; seperti belanja profil Kampung Adat dan rehab rumah adat atau Obhe.

“Terkait dengan pelaksanaan Kampung ekonomi hijau di Kabupaten Jayapura, dimaksudkan setiap Kampung harus ada giat ekonomi produktif dengan menanam tanaman – tanaman produktif sesuai dengan karakter  lingkungan  dan ini telah diatur dalam Peraturan Bupati juga,” ucap Yarusabra.

Ditambahkan Kepala DPMK Yang menarik tentang perbup ini adalah kebijakan Bupati tentang DMMD atau Distrik Membangun Membangun Distrik. Dengan demikian maka Kampung harus mengalokasikan dana Kampung untuk proses pelatihan – pelatihan di Kampung dalam rangka mempersiapkan  Distrik sebagai pusat data dan pusat pelatihan, juga sebagai pusat peningkatan kapasitas aparatur, supaya aparatur Pemerintahan Kampung dan Kampung adat semakin kuat.

Peraturan bupati  tahun 2021 sangat lengkap dengan pembagian – pembagian dana yang jelas dan sangat berbeda dengan peraturan bupati sebelumnya. Sebelum ditetapkan atau disahkan oleh Bupati, perbup ini harus benar-benar tajam atau akurat, sehingga perlu dilakukan diskusi berulang – ulang kali. Sementara ini baru dua kali dilakukan diskusi dan diskusi ini akan terus dilakukan hingga Peraturan Bupati ini benar-benar siap untuk di implementasikan (de).

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer