Detak Papua
NEWS TICKER

DJEFRY D FRETES: JIKA TIDAK MAU DI DATA “JANGAN RIBUT SOAL BANTUAN”

Tuesday, 12 January 2021 | 5:17 pm
Reporter: Daniel Eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 76

Kepala BPS Kabupaten Jayapura; Djefri D Fretes

 

DETAKPAPUA.com | SENTANI – JAYAPURA | SELASA 12 JANUARI 2021 – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura. Djefri D Fretes, mengakui di kabupaten Jayapura masih ada warga yang menolak untuk disensus.

Sensus atau pendataan penduduk di Kabupaten Jayapura sudah selesai dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik sejak bulan September tahun 2019 lalu (Senin, 11/01/2021).

Walaupun pendataan penduduk telah berakhir sejak September lalu, namun hingga kini belum diketahui angka riil penduduk terdata di Kabupaten Jayapura. Menurut Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Djefri D Fretes,Jumlah Penduduk di Kabupaten Jayapura akan kita ketahui ketika BPS Provinsi Papua merilis secara resmi jumlah penduduk di masing-masing wilayah.

” Memang saat pendataan dilakukan kurang lebih terdapat tujuh (7) lokasi  yang menolak untuk di data, baik pada tingkatan Rukun Tetangga (RT), dan juga di tataran warga masyarakat. Menurut Kepala BPS Kabupaten Jayapura Pihak BPS tidak bisa melakukan pendataan jika ada penolakan dari masyarakat. D Fretes menilai bahwa Penolakan oleh masyarakat dilakukan secara masif, dengan alasan “tidak mau didata” karena warga tidak merasakan kebijakan otsus dan berbagai bantuan lainnya.

D fretes melanjutkan bahwa, semestinya warga tahu, bahwa, pendataan penduduk ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, dan juga Pemerintah. Ia pun melanjutkan, setidaknya kita bisa mengetahui berapa jumlah Laki – laki dan berapa jumlah Perempuan, atau berapa yang sudah bekerja dan berapa banyak warga yang belum bekerja, demikian juga data statistik kependudukan ini penting juga untuk mengetahui berapa jumlah pengangguran dan berapa jumlah usia penduduk yang bekerja. Sehingga ketika ada bantuan yang nantinya disalurkan ke masyarakat, pemerintah sudah punya data yang cukup akurat, sehingga penyaluran bantuan nantinya bisa tepat sasaran.

Dengan adanya penolakan oleh warga tersebut, maka Kepala Badan Pusat statistik Kabupaten Jayapura memperingatkan kepada masyarakat; Jika ada bantuan yang datang kemudian warga tidak  mau didata, maka warga diminta agar tidak “ribut” jika nantinya tidak terdata sebagai penerima bantuan. Karena pendataan yang dilakukan oleh BPS bekerja sama dengan beberapa instansi pemerintah lainnya, seperti  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, sehingga data Penduduk  akan benar – benar akurat.

 

Redaksi ; daniel

Berita Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer