Detak Papua
NEWS TICKER

BTM RESMI TUTUP KONGGRES BESAR I (Pertama) MASYARAKAT WILAYAH ADAT TABI

Jumat, 24 September 2021 | 6:46 pm
Reporter: Daniel Eluay
Posted by: Detak Papua
Dibaca: 119

Insert :Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano, saat menyematkan topi adat kepada Ketua Dewan Presidum Masyarakat Adat Tabi, Ismael Isak  Mebri yang juga sebagai Ondofolo Kampung Yoka,(daniel).

 

Sentani – Jayapura | DetakPapua.com.|Konggres besar I Masyarakat Adat Tabi (MAT) berlansung 5 hari di Hellebhey Obhe (Rumah Adat Kampung Sereh), terpilih sebagai Ketua Dewam Presidum Masyarakat Adat Tabi Ismail Isak Mebri., SKM.MPH. Acara penutupan Kongres Besar I Masyarakat Adat Tabi (MAT) diawali dengan ibadah singkat dimeriahkan dengan sumbangan puji – pujian.

Selanjutnya seremonial penutupan konggres di meriahkan dengan suling tambur dan tari tarian adat dari beberapa sanggar tari dan seni budaya. Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano, didampingi para Ondofolo/Ondoafi kepala suku dan tokoh pemuda serta unsur agama saat menabuh Tifa sebagai tanda ditutupnya Kongres Besar I Masyarakat Adat usai melakukan pelantikan Ketua Dewan Presdium Masyarakat Adat Tabi.

Representasi masyarakat adat Tabi yang mendiami 3 Kabupaten dan 1 Kota, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Mamberamo Raya. Ondoafi Kampung Yoka terpilih sebagai Ketua Dewan Presidium Masyarakat Adat Tabi, Ismael Isak Mebri, Wakil Ketua Herman Yaku, Sekertaris Amos Soumilena dan Bemdahara Edwar Apaseray dan pengurus lainnya.

Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano, kepada awak media mengatakan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kongres besar I Masyarakat Adat Tabi yang telah berjalan dengan baik, sukses dan lancar di Kabupaten Jayapura,

“Sebagai anak Tabi dan sebagai anak adat kita harus menghormati adat dan kita besar karena adat. Ya, kita harus tahu adat, apapun yang kita lakukan adat itu nomor satu. Karena itulah ibu kita, yang harus kita hormati,” ucap Tommi Mano.

Mano, menambahkan,  pelaksanaan kongres besar I MAT ini dilakukan didalam bingkai NKRI kita lihat saja dalam.pelaksaan kongres hanya ada bendera merah putih dan awal pembukaan lagu kita nyanyikan lagu wajib Indonesia raya.

” Dari hasil kongres ini telah melahirkan beberapa acuan penting yang mendukung Otsus berlanjut, itu sama sekali saya berikan apresiasi. Mereka juga berikan pendapat nanti saat penyusunan RPP. Ini sangat luar biasa sekali, karena dari adatnya, unsur perempuan dan agama, mereka sudah himpun dan semua sudah bicara,” tuturnya.

BTM, melanjutkan bahwa pelaksanaan kongres ini sangat berkualitas, demi kemajuan dan persatuan masyarakat adat Tabi di atas ini. “Walaupun pembangunan terus berjalan, mereka kadangkala marginal atau tersingkir di pembangunan, hutan sagu mereka di libas. Tapi, ke depan nilai-nilai kearifan lokal ini kita harus jaga, terutama untuk pembangunan Tabi ke depan,” katanya.

BTM juga menyampaikan bahwa usai Kongres ini, rapat kerja pertama nantinya Koya Jayapura sebagai tuan rumah dan kegiatan raker akan berlansung tanggal 6-7 Desember 2021, sekaligus Natal Tabi. Penutupan Kongres Besar I Masyarakat Adat Tabi ini ditandai dengan pelepasan kartu tanda peserta kepada dua perwakilan peserta, terus dilanjutkan dengan penabuhan Tifa oleh Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano dan disaksikan oleh para peserta kongres. (daniel).

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 Detak Papua. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer