Arsip Kategori: Pembangunan

BUPATI JAYAPURA : Daerah Otonomi Baru Solusi Percepat Kesejahteraan Masyarakat Papua & Papua Barat “

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Presiden Joko Widodo menerima Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Majelis Rakyat Papua Barat di Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 20 Mei 2022.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw yang mewakili rombongan mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi pertemuan dengan Presiden Jokowi yang membahas soal daerah otonomi baru (DOB) di Papua.

“Pertama kami sampaikan apresiasi dan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, atas permintaan kami untuk audiensi hari ini diterima dengan baik oleh Bapak Presiden untuk mengklarifikasi mengenai simpang siurnya informasi mengenai penerapan pelaksanaan Undang-Undang No. 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan di dalamnya adalah daerah otonomi baru, khusus untuk di Provinsi Papua, ada DOB Papua Selatan, Papua Pegunungan Tengah, dan Papua Tengah,” ungkapnya.

Mathius melanjutkan, rencana pembentukan daerah otonomi baru tersebut merupakan aspirasi murni warga Papua yang telah diperjuangkan sejak lama. Papua Selatan misalnya, disebutnya telah diperjuangkan selama 20 tahun.

“Jadi ini bukan hal yang baru muncul tiba-tiba. Tapi ini adalah aspirasi murni, baik dari Papua Selatan maupun Tabi, Saereri, juga La Pago dan Mee Pago,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mathius menjelaskan bahwa aspirasi yang didorong berdasarkan pada wilayah adat, bukan berdasarkan demonstrasi di jalan. Menurutnya, masyarakat Papua berharap bagaimana DOB ke depan itu bisa menjadi harapan mereka untuk mempercepat kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

Menurut Mathius, Undang-Undang Otonomi Khusus itu mengikat semua masyarakat di seluruh tanah Papua sehingga ada kepastian hukum untuk mengelola ruang-ruang yang dimiliki oleh masyarakat adat berdasarkan tujuh wilayah adat di tanah Papua.

“Kita butuh itu kepastian. Karena itu, kalau pemekaran itu, itu masalah administrasi pemerintahan, tapi ke Papua itu diikat dengan Undang-Undang Otsus. Persoalan kita adalah implementasinya, harus konsisten baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, pemerintah daerah. Di situ persoalannya sebenarnya,” ujarnya.

Undang-Undang Otsus juga akan memberikan kepastian hukum terhadap ruang kelola hak-hak pemetaan wilayah adat. Dengan adanya kepastian hukum tersebut, diharapkan bisa menyelesaikan persoalan lahan di Papua.

“Konflik Papua sebenarnya masalah lahan, karena itu perlu ada kepastian di sini dan dia bisa menyelesaikan, mengurangi persoalan-persoalan di Papua, dan kepastiannya hanya melalui Undang-Undang Otsus,” imbuhnya.

Selain itu, Mathius melanjutkan, daerah otonomi baru juga akan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat karena tantangan utama adalah kondisi geografis.

“Berapapun dananya diturunkan dalam Otsus, tapi kalau geografis yang sulit, seperti yang ada sekarang, itu tetap akan mengalami hambatan-hambatan luar biasa. Karena itu daerah otonomi baru adalah solusi untuk bisa mempercepat kesejahteraan Papua dan Papua Barat,” jelasnya.(Daniel)   

PEMERINTAH PROVINSI PAPUA LAUNCHING PAPUA MENUJU PROVINSI OLAHRAGA

Jakarta Detak Papua.Com.|| Gagasan menjadikan Papua sebagai Provinsi olahraga mengemuka sejalan dengan prestasi yang dicapai Provinsi Papua Pada PON XX dan PEPARNAS XVI yang baru lalu. Suatu prestasi yang dicapai dari persiapan panjang dan tekad yang bulat untuk menunjukkan bahwa Papua mampu mencapai prestasi yang tinggi dalam event olahraga terbesar di Indonesia.

Hal ini disampaikan Sekretaris daerah dalam sambutan yang dibacakan oleh Plt. Kepala Dinas Olah Raga dan Pemuda Papua, Alexander Kapisa pada acara “Launching dan Diskusi Strategis Kolaborasi Papua Menuju Provinsi Olahraga” yang diselenggarakan hari ini, 20 Mei 2022 di Hotel Sultan Jakarta.

Dorongan untuk Papua menjadi Provinsi Olahraga karena tersedianya sarana dan prasarana olahraga di Papua. “Dorongan untuk menjadi Provinsi olahraga ini juga diperkuat dengan semakin tersedianya sarana dan prasarana olahraga pasca pelaksanaan PON dan PEPARNAS yang sudah dilaksanakan di Papua. Saat ini terdapat 28 venue olahraga berstandar internasional yang telah disertifikasi secara internasional oleh masing-masing federasi cabang olahraga dengan total nilai asset sebesar Rp. 5 Triliun.” Kata Sekretaris Daerah Papua dalam sambutannya.

Untuk mendukung Papua menjadi Provinsi Olahraga, lanjut Sekretaris Daerah dalam sambutannya, juga telah dilakukan kajian akademis. “, kami juga sudah bekerjasama dengan Universitas Cendrawasih, pada Fakultas Ilmu Olahraga, untuk melakukan kajian berkaitan layak tidaknya Papua menjadi Provinsi Olahraga di Indonesia” ungkap Sekretaris Daerah.

Dalam acara yang juga di hadiri pejabat kementerian/Lembaga di tingkat Pusat seperti Deputi IV Kemenpora, Staf Ahli Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Produk Unggulan dan Infrastruktur, Wakil Ketua Komisi V DPRP, Kantor Sekretariat Presiden, Kantor Sekretaris Kabinet, KONI dan mantan atlit berprestasi papua, Sekretaris Daerah Papua  menjelaskan tentang karakteristik budaya yang beraneka ragam di papua dalam hubungannya dengan sumber daya manusia di Papua.

“Jika dilihat dari karakteristik budaya, Papua yang terdiri dari 29 Kabupaten/kota dan 466 etnis, penyebarannya secara ekologis-geografis berbeda antara pesisir pantai, lembah, danau, perbukitan dan kepulauan. Dari keberagaman inilah muncul berbagai corak, bentuk dan karakteristik manusia dengan ciri khas masing-masing. Tinggi badan penduduk pesisir dan pantai seperti Merauke misalnya, rata-rata mempunyai tinggi di atas 167 cm lebih tinggi dibandingkan penduduk lembah dan pegunungan yang rata-rata mempunyai tinggi 149 cm.

Dari postur tubuh ini dapat diarahkan untuk cabang olahraga tertentu seperti basket dan bola volley” sambung Sekretaris Daerah papua.

Dalam akhir sambutannya, Seretaris Daerah Papua mengharapkan  agar seluruh stakeholders olahraga dapat memahami pentingnya papua ditetapkan sebagai provinsi olahraga. “saya atas nama pemerintah provinsi papua sangat mengharapkan dari acara hari ini kita dapat memahami arti pentingya papua ditetapkan menjadi provinsi olahraga. Venue-venue yang ada perlu di manfaatkan dengan baik.

Tentunya kerjasama Pemerintah, KONI, KOI dan seluruh stakeholders olahraga nasional sangat kami harapkaan sehingga kita mempunyai komitmen yang sama dalam membangun olahraga Indonesia dari negeri terbitnya matahari di bumi pertiwi ini.” Ungkap beliau mengakhiri sambutannya.

Launching Papua menuju Provinsi Olahraga ditandai dengan melakukan pemukulan tifa secara Bersama-sama oleh Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Deputi IV Kemenpora, Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Produk Unggulan dan Infrastruktur, Wakil Ketua Komisi V DPRP, Wakil Sekjen KONI dan Tim Universitas Cendrawasih Jayapura (Roy).

 

60 KENDARAAN KEMBALI TERJARING TIM PEMBURU SATLANTAS POLRES JAYAPURA

*Salah satu pengemudi motor yang tidak gunakan helm, akhirnya ditahan Sat Lantas (Tim Pemburu) Polres Jayapura.

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura kembali mengamankan 60 Kendaraan roda 2 (dua) saat melaksanakan patroli di seputaran jalan raya Sentani Kab. Jayapura. Rabu, 18/05 sore.

Menjadikan kawasan tertib berlalu lintas di Kota Sentani  Patroli dengan sasaran pengendara roda 2 (dua) yang melanggar aturan lalu lintas kembali dilaksanakan tim pemburu unit turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura yang dipimpin Aipda Irwan Jayadi Kusmara bersama 9 personilnya.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kasat Lantas Iptu Baharudin Buton, SH mengatakan pihaknya tetap konsisten untuk menjadikan kota Sentani sebagai kawasan tertib berlalu lintas “kembali patroli yang dilaksanakan berhasil menjaring 60 pengendara roda 2 (dua) yang melanggar, bervariasi pelanggarannya, diantaranya tidak menggunakan helm, menggunakan knalpot racing dan pelanggaran – pelanggaran yang lain,” katanya.

Lanjut Kasat Lantas, “60 roda dua yang terjaring 38 sudah kami berikan sangsi berupa tilang, sedangkan 22 kendaraan lagi masih menunggu pemiliknya, patroli ini dilaksanakan semata-mata untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, karena kecelakaan berawal dari pelanggaran pengendara itu sendiri, dihimbau kepada pengendara agar menjadikan kota Sentani kawasan tertib berlalu lintas agar selalu melengkapi kelengkapan berkendara, karena setiap harinya kami akan melaksanakan patroli lalu lintas seperti ini,” tutupnya. (Daniel)

 

 

WARGA SENTANI HATI-HATI JIKA TIDAK MENGGUNAKAN KELENGKAPAN BERKENDARA : ADA TIM PEMBURU PELANGGAR LALIN POLRES JAYAPURA

*Gambar diatas; Pangendara motor ketika di kejar oleh Sat Lantas Polres Jayapura.

*Reporter : Daniel eluay* Editor : Jimmy Maloali

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Patroli tim pemburu Satuan Lalu Lintas berhasil mengamankan puluhan unit motor saat berpatroli disiplin berkendara di seputaran wilayah Sentani Kab. Jayapura. Kamis, 12/05 sore.

Disiplin berlalu lintas menjadi prioritas utama dalam berkendara, baru sebulan menjabat Kasat Lantas Iptu Baharudin Buton, SH, langsung bergerak cepat dengan membentuk tim pemburu Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura. Dipimpin Kanit Turjawali Ipda Sukarno serta melibatkan 10 personil  dan 10 unit sepeda motor tim ini berpatroli di wilayah Sentani dengan sasaran para pengendara yang tidak menggunakan helm standar, tidak dilengkapi kelengkapan berkendara dan kendaraan yang menggunakan knalpot racing.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kanit Turjawali Satuan Lalu Lintas Ipda Sukarno menyampaikan bahwa kegiatan patroli tersebut dilaksanakan guna menekan pelanggaran lalu lintas “seperti diketahui kecelakaan terjadi karena didahului adanya pelanggaran lalu lintas, patroli tim pemburu ini berjalan guna menekan angka kecelakaan yang ada di Kota sentani. Diharapkan kedepannya Kota Sentani menjadi kawasan tertib berlalulintas dan menjadi kota percontohan di Propinsi Papua,” ucapnya.

Dari kegiatan patroli yang dilaksanakan di seputaran jalan raya Sentani tim pemburu lalu lintas berhasil mengamankan 70 unit motor “ada sebanyak 70 unit sepeda motor yang kami amankan sementara di Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Jayapura, 47 kendaraan telah diberikan tindakan tilang dan 23 kendaraan sementara masih menunggu pemiliknya datang,” tutupnya. (Daniel)

KANTONGI 14 SUARA, MATHIUS AWOITAUW, TERPILIH SEBAGAI KETUA ASKAB PSSI KABUPATEN JAYAPURA 2022 – 2027

* Suasana proses pemilihan Ketua dan Anggota AsKab PSSI Kabupaten Jayapura periode 2022 – 2027

Reporter : Daniel Eluay; Editor: Jimmy Maloali

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com|| Pelaksanaan Konggres Askab PSSI Kabupaten Jayapura yang berlangsung cukup tegang di lantai dua Kantor Bupati Jayapura Jumat 13 Mey 2022.

Usay pembacaan tata tertib oleh Panitia Pemilihan, dilanjutkan dengan proses pemilihan yang di ikuti oleh 23 peserta Konggres yang merupakan kumpulan dari klub-klub yang ada  Kabupaten Jayapura.

Dari 3 calon Ketua, 3 calon wakil Ketua dan 10 Exco yang terdaftar telah dilakukan pemilihan pada Konggres ASKAB PSSI.

Ketua Panitia Konggres Raymond Sokoy, ketika diwawancarai awak media mengatakan, hasil Pemilihan Askab Kabupaten Jayapura 2022 – 2027 ini yag memperoleh suara terbnayak dan berhak menduduki jabatan ketua adalah Mathius Awoitauw. Sedangkan Wakil ketua  Greg Yoku. Sementara itu  Exco terpilih antara lain Huberto Monim, Raymon Sokoy,Jhony K, Predik Ohee, dan. Nelce. L.

” Total suara pemilih sebanyak 23, calon ketua yang maju bertarung sebanyak ada 3 orang.  Dari 3 kandidat tersbut, Mathius Awoitauw, memperoleh 14 suara, Dantje Nere, mendapatkan 4 suara dan Stenli Ondikeleuw, 5 suara. Dan calon Wakil Ketua, ada 3 orang, diantaranya Greg Yoku, mendapatkan 18 suara,. Ronald Pangkali mendapatkan 8 suara dan  Piter W 1 suara. Sedangkan untuk Exco ada 10 calon, dan yang terpilih 5 orang,” kata Sokoy.

Walapun situasi sempat tegang beberapa menit namun proses Pemilihan berjalan dengan aman dan baik hingga selesai. (Daniel)

 

 

 

 

 

 

3 CALON SIAP BERTARUNG MENANGI JABATAN KETUA ASKAB PSSI KABUPATEN JAYAPURA

*Suasana rapat Panitia Kongres AsKab PSII Kabupaten Jayapura. 

*Reporter : Daniel Eluay; *Editor  : Jimmy Maloali

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.|| Pelaksanaan Kongres AsKab PSSI Kabupaten Jayapura,akan dilaksanakan hari ini  di Lantai Dua (II) Kantor Bupati Jayapura.

Calon yang lolos verifikasi untuk jkabatan ketua, wakil dan Exo, itu semua sudah melalui tahapan – tahapan yang ditentukan. Verifikasi calon sesuai formulir yang kita sebar ke semua klub aktif, kemudian klub  mengembalikannya dengan mengisi nama para calon, itulah sebabnya kita minta ke-masing-masing calon untuk melengkapi persyaratan. Panitia telah memberikan jeda waktu selama satu minggu agar calon dapat kembali melengkapi persyaratan berdasarkan format formulir yang sudah dikembalikan oleh Klub.

Hasil verifikasi data yang masuk ke panitian, sudah ada 3 calon ketua, 3 calon wakil ketua, dan 10 calon anggota EXO. Tiga calon Ketua antara lain: Mathius Awoitauw, Dantje Nere dan Stenly Ondikeleuw.

Ketua panitia Konggres Askab PSSI Kabupaten Jayapura Reymon Sokoy, kepada wartawan mengatakan, kurang lebih  23 klub yang selama 5 tahun belakangan ini aktif  dalam turnamen sepak bola, baik ditingkat Kabupaten Jayapura maupun kota Jayapura.

” Tim – tim yang aktif itulah yang akan di undang untuk mengikuti kongres, setelah badan pengurus Askab terbentuk. Sementara untuk Tim yang sudah tidak lagi aktif sampai sekarang kita akan data ulang karena mereka punya hak juga untuk bisa mengikuti kompetisi kembali, tapi kalau memang sudah tidak ada kepengurusannya atau tidak ada manajemen untuk mengelola klub itu berarti kita anggap sudah tidak aktif.

Jadi untuk tim yang sudah tidak lagi aktif akan digantikan dengan tim yang aktif saat ini di semua Kompetisi sepakbola di Kabupaten Jayapura ucap Sokoy.

Sebagai panitia kita berharap semua tim yang mengikuti kongres AsKab mempunyai pikiran yang baik. Kita tidak punya kepentingan lain, kita mengajak teman-teman yang ada yang aktif untuk hadir dalam kongres, agar kita sama-sama mensukseskan pemilihan ketua, wakil ketua dan juga 5 anggota exco.(Daniel)

 

(PROGRAM GABUS )POLWAN POLRES JAYAPURA SEMAKIN DIDEPAN BERANTAS BUTA AKSARA

*Anak – anak terlihat antusias bersama Polwan Polres Jayapura dalam kegiatan belajar. *Reporter : Daniel eluay 

 

Editor : Jimmy Maloali

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.||Pemberantasan buta aksara dalam Program Gerakan Baca Tulis Polwan Polres Jayapura kali ini digelar di rumah baca Kampung Yobeh  Distrik Sentani Kab. Jayapura. Rabu, 

Gerakan Baca Tulis ini merupakan salah satu terobosan yang sedang di galakan oleh Polres Jayapura. Geraka Baca Tulis ini digagas dalam rangka membantu pemerintah mempercepat pemberantasan buta aksara di wlayah hukum Polres Jayapura. Giat pembimbingan baca tulis Kali ini dipimpin Iptu Dorlince Banundi ddidampingi sejumlah anggotanya menyambangi anak – anak yang berada di taman baca Kampung Yobeh Distrik Sentani.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH mengatakan bahwa keturutsertaan polwan dalam program ini sebagai langkah aktif agar masyarakat atau peserta didik  dapat dengan mudah memahami apa yang sudah diajarkan. “Kami ikut sertakan polwan pada program gerakan baca tulis agar peserta bisa lebih dekat dan mudah memahami apa yang sudah diajarkan,” katanya.

Inovasi gerakan baca tulis (gabus) yang sudah berjalan beberapa bulan ini khusunya peserta didik yang diajarkan ibu – ibu polwan menunjukan progres yang signifikan “dari beberapa kali pertemuan anak – anak sudah menunjukan progres yang baik, seperti contoh:  anak – anak sudah mulai bisa mengeja huruf abjad maupun angka, nantinya akan terus di evaluasi sehingga program ini bisa berjalan sesusai harapan,” tutup Kapolres Jayapura. (Daniel)

KETUA PORSEROSI KAB.JAYAPURA BERHARAP KETUA KONI TEPATI JANJI

*Ketua Cabang Olahraga PORSEROSI Kabupaten Jayapura. Jack Judzoon Puraro, ketika diwawancarai oleh Detakpapua.com.

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.|| Sebagai Ketua Cabang Olahraga (cabor) Persatuan Olah Raga Sepatu Roda Indonesia (PORSEROSI) Jack. Judzoon Puraro., sampaikan ucapan terima kasih kepada ketua KONI Kabupaten Jayapura dalam hal ini Bupati Jayapura. Mathius Awoitauw,  yang membuka secara resmi Pusat Latihan, (Training Center) TC Sepatu Roda di Stadion Lukas Enembe, Kampung Nolokla Distrik Sentani Timur, beberapa waktu lalu.

Kepada media ini Jack Puraro menyampaikan, ia memberikan apresiasi yang tinggi dengan hadirnya ketua KONI dalam membuka kegiatan ini. Ini merupakan bentuk kepedulian seorang pemimpin dalam memberikan dukungan dan motivasi kepada atlet – atlet sepatu roda Kabupaten Jayapura, Pungkas Judzon).

Atlit – atlit Porserosi Kabupaten Jayapura sedang dipersiapkan untuk menuju PORKAB dan PORPROV tahun 2022 ini, selain itu juga Atlit Perserosi juga dipersiapkan menuju PON XXI tahun 2024.

Kepada Wartawan Detakpapua.com, jack mengungkapkan “bahwa dalam sambutan yang disampaikan oleh ketua KONI Kabupaten Jayapura, terkait dengan dukungan finansial untuk setiap Cabor itu sebesar 20 juta rupiah untuk semua cabor. Yang sangat disesalkan adalah sampai dengan hari ini dari tanggal 16 April sampai dengan hari ini, belum ada kabar positif tentang dukungan atau bantuan tersebut,” ungkap Puraro.

saya belum mendapatkan dukungan finansial yang dijanjikan oleh ketua KONI Kabupaten Jayapura karena beliau sampaikan untuk saya harus masukan surat. Terkait surat atau proposal dari Cabor Porserosi itu sudah Saya masukan dan hal ini saya sudah saya konfirmasi dengan salah satu Ajudan Bupati Jayapura, dan juga surat dari KONI telah saya konfirmasi dengan Bendahara, bahwa surat dimeja Bupati, tinggal menunggu disposisi dari Beliau,’ tegas Puraro.

Pada kesempatan ini, Saya, mau  sampaikan kepada pimpinan ketua KONI Kabupaten Jayapura, kalau memang itu benar – benar ada anggaranya, mungkin bisa diberikan kepada Cabor Porserosi agar dapat di kelola dan digunakan sesuai kebutuhan Cabang Olahraga terkait.

“Lebih jauh Jack Puraro menyampaikan kepada media ini, selaku Ketua Cabor Porserosi pihaknya sangat berharap agar Ketua KONI yang juga Bupati Jayapura, dapat menepati janjinya, sehingga dapat digunakan untuk  pengembangan Cabor Porserosi Kabupaten Jayapura kedepannya,” tutup Jack (Daniel)

PROGRAM UNGGULAN POLRES JAYAPURA “GABUS” TERUS MASIH BERLANJUT

*Suasana akitivitas belajar baca dan tulis, yang di lakukan oleh Srikandi Polres Jayapura kepada warga.

 

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com,|| Gerakan baca tulis yang di ajarkan langsung Polwan Polres Jayapura terhadap mama – mama yang sedang berjualan di Kampung Toladan Sentani Kab. Jayapura. Senin, 09/05 sore.

Srikandi Polwan Polres Jayapura yang dipimpin Ipda Rismawati bersama anggotanya kembali mendatangi mama Ina Kogoya (43) seorang mama yang kesehariannya berjualan sayur di pinggir jalan Kampung Toladan Sentani, sembari berjualan mama Ina yang diketahui tidak mengenyam bangku pendidikan diajarkan langsung membaca dan menulis dalam program gerakan baca tulis (Gabus), program yang digawangi Polres Jayapura dalam membantu pemerintah mengentaskan buta aksara di Kab. Jayapura.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH menjelaskan bahwa program yang dijalankannya bersama anggota sebagai inovasi dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa “melalui inovasi atau program gerakan baca tulis (Gabus), dengan menjemput bola anggota mendatangi dan mendata warga untuk diajarkan membaca maupun menulis, tentunya bagi siapa saja yang diketahui masih buta aksara,” katanya.

Lanjut Kapolres, diharapakan melalui inovasi gerakan baca tulis dapat meniadakan buta aksara di Kab. Jayapura, “tidak hanya di wilayah Sentani tetapi inovasi ini dijalankan seluruh Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek – Polsek naungan Polres Jayapura, sesuai jadwal yang sudah disepakati bersama,” pungkasnya. (Daniel)

TIDAK BERIZIN, 660 PERSONIL TNI- POLRI DISIAGAKAN ANTISIPASI AKSI DEMO DI KAB. JAYAPURA

*Anggota Polisi dan TNI saat melukan razia kepada warga, lebih khusus yg tidak gunakan helm

Sentani. Jayapura. Detakpapua.com.|| Apel pengamanan mengantisipasi rencana aksi demonstrasi yang berlangsung di Lapangan malam Theys H. Eluay Sentani Kab. Jayapura. Selasa, 10/05 pagi.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH memimpin langsung apel pengamanan mengantisipasi jalannya aksi demonstrasi yang rencananya akan dilakukan hari ini, 660 personil TNI Polri bersiaga di wilayah Kab. Jayapura.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH menjelaskan bahwa walaupun aksi demonstrasi tersebut tidak diijinkan, pihaknya tetap mengsiagakan ratusan personil gabungan TNI dan anggotanya “demonstrasi tersebut tidak kami ijinkan, namun personil tetap disiagakan guna mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, ada 660 personil yang terdiri dari 277 personil Polres Jayapura, Dalmas Polda Papua 29 Personil, Brimob Polda Papua 105 personil, 249 personil TNI dari AURI, Batalyon 751 dan Koramil Sentani,” jelasnya.

Aksi demonstrasi yang rencananya akan dilaksanakan hari ini sesuai selebaran atau berita – berita di medsos menuntut penolakan otonomi khusus jilid 3 dan pemekaran daerah otomi baru “ada beberapa titik penyakatan massa oleh personil kami diantaranya pertigaan sosial, pertigaan pos 7, dan pertigaan netar, selain itu anggota juga melaksanakan razia di 2 titik berbeda yakni puspenka Hawai dan didepan Mapolsek Sentani Timur, perintah jelas jika ada massa yang berkumpul kami langsung bubarkan,” tegas Kapolres Jayapura. (Daniel)